Jambore Kader PKK dan Posyandu Menghimpun Kader Berprestasi di Flotim

oleh
Salah seorang model sedang mempertunjukkan busana modifikasi tenun Lamaholot (Waibalun) dalam lomba desain busana kembaran daerah kombinasi tenun Flores Timur. (Foto: Humas Pemkab Flotim).

FLORESPOST.co, Larantuka Kegiatan Jambore Kader Posyandu dan Kader PKK Tingkat Kabupaten Flores Timur (Flotim), menghimpun para kader yang berprestasi di 19 kecamatan se-Kabupaten Flotim.

Kegiatan tersebut dilakukan bertujuan memberikan dorongan dan motivasi kepada kader PKK dan kader Posyandu yang merupakan kader khusus PKK yang ada di desa/kelurahan untuk lebih meningkatkan ketrampilan diri dalam mewujudkan kesejahteraan keluarga  serta memacu para kader PKK dan pengurus Posyandu dalam memberikan pengetahuan dasar kepada masyarakat secara maksimal.

Baca juga: Tingkatkan Kualitas Gizi dan Kesehatan, Peran Kader PKK dan Posyandu Sangat Strategis

“Kegiatan ini juga bertujuan untuk mengetahui dan mengukur tingkat keberhasilan lintas sektor dalam memberikan pendampingan/pengawalan terhadap kelembagaan PKK dan Posyandu melalui bantuan serta program dan kegiatan yang dilaksanakan melalui sektor masing- masing,” kata Ita Tukan, ketua panitia dalam laporannya, Jumat (7/9/2018).

Di samping itu tambah Ita, kegiatan ini juga meningkatkan kapasitas kader Posyandu dan Kader PKK agar dapat melaksanakan tugas dan fungsinya secara profesional sekaligus penghargaan atas pengabdiannya sebagai Kader.

Baca juga: Jambore Kader PKK dan Posyandu di Larantuka Resmi Dibuka

Sementara hasil yang diharapkan lanjutnya, menjadikan Kader PKK dan Kader Posyandu semakin berkualitas dalam menjalankan tugas dan fungsinya secara profesional dan berintegritas.

Kegiatan yang berlangsung sehari itu diisi dengan berbagai perlombaan seperti Lomba Pidato, Lomba Penyuluhan Pola Asuh Anak dan Remaja dengan cinta dan kasih dalam Keluarga, Lomba Penyuluhan Peningkatan Pendapatan Keluarga melalui Program UP2K PKK, Lomba Desain Busana Kembaran Daerah Kombinasi Tenun Flores Timur dan Lomba Ketrampilan Pengisian Kartu Pemantauan Bayi Umur 0 s/d 30 hari.

Kegiatan ini diikuti para Kader Posyandu dan PKK dari 19 kecamatan sebanyak 114 orang.

Penulis: Stanis

Editor: STO

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *