Penanganan Keadaan Darurat Pesawat Terbakar di Lembata Libatkan TNI

oleh
Tampak para kru penyelamat sedang melakukan penanganan terhadap penumpang. (Foto: Istimewa)

FLORESPOST.co, Lewoleba Penanganan keadaan darurat pesawat Yusi Air yang terbakar di Bandara Wunopito, Kelurahan Lewoleba Timur, Kecamatan Nubatukan, Kabupaten Lembata melibatkan personil dari Tentara Angkatan Darat (TNI), Kamis (13/9/2018).

Informasi yang dihimpun media ini melalui tim humas Kodim 1624/Flotim bahwa insiden terbakarnya pesawat Yusi Air berawal dari sang pilot mengabarkan dari ketinggian 6000 fit bahwa pesawat Yusi Air mengalami gangguan teknis, yakni roda kanan pesawat tidak bisa keluar secara otomatis.

Pesawat Yusi Air berkapasitas 50 seet yang terbakar yang setiap hari melayani rute penerbangan Kupang – Lewoleba mengalami insiden saat mendarat di Bandara Wunopito Lewoleba Kabupaten Lembata pagi tadi.

Tampak regu penyelamat melakukan aksi untuk menyelamatkan penumpang dan kru pada saat pesawat mendarat darurat.

Peralatan dan armada yang digunakan dalam proses itu adalah satu unit mobil ambulans, satu unit mobil dari Koramil, satu unit mobil pemadam kebakaran, tandu dan peralatan lainnya.

Proses simulasi dan rekayasa terbakarnya pesawat ini disaksikan oleh keamanan penerbangan dari Jakarta dan otoritas bandara dari Bali.

Kegiatan tersebut dihadiri juga oleh Kepala Bandara Wunopito Kabupaten Lembata, Wisma Florianus, DanRamil 1624-03 Lewoleba Mayor CHB Ihsan Waka Polres Lembata Kompol Alfianus Wabang, Dan Pos TNI- AL wilayah Kabupaten Lembata yang mewakili Serda Yayat, Kasat Pol PP Kabupaten Lembata, Kanisius Payong Making. SH.M.Hum.

Unsur pendukung dalam kegiatan tersebut yaitu satu regu anggota Koramil 1624-03 Lewoleba, satu regu anggota Dalmas Polres Lembata, satu regu anggota Sat Pol PP Kabupaten Lembata, Paramedis RSUD Kabupaten Lembata, para wartawan elektronik dan media.

Penulis: Stanis

Editor: STO

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *