Anton Hadjon: Nubun Tawa adalah Kelahiran dan Spirit Generasi Muda

oleh
Ibu-ibu asal Lewolema usai melakukan pertunjukan Sadok Nonga pada pembukaan Festival Nubun Tawa. (Foto: Stanis/Flores Post)

FLORESPOST.co, Larantuka Nubun Tawa adalah kelahiran dan tumbuhnya generasi muda sekaligus menjadi spirit serta dukungan terhadap generasi muda untuk mengangkat kembali tradisi kebudayaan Lamaholot khususnya tradisi dan kebudayaan yang ada di Lewolema, Kabupaten Flores Timur (Flotim).

Demikian disampaikan oleh Bupati Flotim Antonius Hubertus Gege Hadjon pada sambutannya diacara pembukaan Festival Nubun Tawa, di Desa Bantala, Kecamatan Lewolema, Jumat (5/10/2018).

Baca juga: Festival Nubun Tawa Mengangkat Tradisi Kehidupan Lamaholot

“Nubun tawa adalah kelahiran, Nubun Tawa artinya orang muda. Nubun Tawa juga mengajak masyarakat Flotim khusunya orang muda Lewolema untuk menghidupkan dan menjaga budaya yang menjadi perekat keberagaman yang ada di bumi Lamaholot Flores Timur,” kata Bupati Anton.

Dirinya juga mengajak orang muda Lewolema untuk bangkit demi mempercepat pencapaian Flores Timur sejahtera melalui Festival Nubun Tawa.

“Festival Nubun Tawa adalah festival yang berbasis masyarakat yang mampu mengakomodir potensi desa sebagai lokus hidup masyarakat,” katanya.

Baca juga: Pemkab Lembata akan Gelar Festival Tiga Gunung

Dikatakannya, Pai Taan Tou adalah hashtag Nubun Tawa hari ini yang menegaskan bahwa  festival tersebut adalah peristiwa budaya, sebuah pesta rakyat, sebuah festival berbasis masyarakat.

“Festival Nubun Tawa adalah kesempatan bagi orang muda Lewolema menampilkan beragam  seni-budaya, kekayaan alam Lewolema, yang telah hidup sekian lama khusunya di kecamatan Lewolema,” katanya.

Penulis: Stanis

Editor: STO

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *