Beranda Florata News Atasi Stunting, Peran Perempuan Sangat Diperlukan

Atasi Stunting, Peran Perempuan Sangat Diperlukan

38
1
Ketua PKK Kabupaten Flores Timur, Lusia B. Gege Hadjon. (Foto: Stanis/Flores Post)

FLORESPOST.co, Larantuka Peran perempuan sebagai ibu sangat diperlukan untuk mengatasi anak bertubuh pendek (stunting).

Demikian disampaikan oleh Ketua Tim Penggerak Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kabupaten Flores Timur (Flotim) Lusia Barek Gege Hadjon, dalam dialog bersama pada acara perayaan Hari Pangan Sedunia yang digelar oleh Keuskupan Larantuka melalui program Pengembangan Sosial Ekonomi (PSE), di Desa Bama, kecamatan Demonpagong, Selasa (16/10/2018).

Baca juga: Buku Ole-Ole Hari Bae Nagi, Catatan Panjang Sang Jurnalis di Balik Semana Santa Flores Timur

Dikatakan Lusia, semua orang pasti tak ingin memiliki anak stunting. Karena itu, ia menyebut peran ibu sangat luar biasa untuk mengatasi stunting.

“Jadi dari 0 bulan, sebagai ibu kita wajib menjaga benih yang ada di dalam kandungan. Melawan kemauan. Kadang ibu-ibu jika sudah ngidam maunya makan mangga mentah, itu harus dilawan,” katanya

Ia menambahkan, keinginan untuk mengkomsumsi mangga mentah bagi ibu-ibu hamil harus dilawan dengan memberikan asupan gizi yang baik.

Salah satu sumber gizi keluarga dapat tambahnya dengan membuat rumah pangan lestari, yaitu membuat kebun gizi di halaman rumah, seperti menanam sayaur-sayuran, obat-obatan dan lain-lain.

Baca juga: Anton Hadjon: Nubun Tawa adalah Kelahiran dan Spirit Generasi Muda

Lusia mengungkapkan PKK Kabupaten Flotim akan terus berperan aktif dalam menyosialisasikan kepada masyarakat di desa agar peningkatan akses pelayanan sosial dasar dapat diakses dan dimanfaatkan oleh masyarakat desa. Terutama bagi kaum perempuan yang menjadi tiang kehidupan dalam membangun karakter anak dan menjaga hidup sehat tumbuh kembang anak hingga dewasa.

“Kaum perempuan lebih dapat memperhatikan bagaimana pertumbuhan anak yang berkarakter, untuk itu kita sebagai perempuan harus memperhatikan anak dari segi pendidikan dan kesehatan. Ketika kita kurang memperhatikan tingkat pertumbuhan anak akan berdampak stunting,” katanya.

Penulis: Stanis

Editor: STO

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here