Penjual Arak Di Leworahang Dukung Wacana Gubernur NTT Legalkan Arak

  • Whatsapp
David Dusu Maran di tempat penyulingan arah miliknya (Foto: Stanis/Florespost.co)

FLORESPOST.co, LarantukaWacana melegalkan arak lokal oleh Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Viktor B. Laiskodat didukung dan disambut baik oleh masyarakat Leworahang, Kecamatan Lewolema, di Kabupaten Flores Timur (Flotim).

David Dusu Maran salah seorang warga Leworahang kepada media ini mengatakan, setelah mendapatkan informasi akan dilegalkan miras oleh Gubernur NTT, dirinya merasa senang. Karena menurut David, arak berhubungan dengan mata pencarian masyarakat setempat.

Muat Lebih

“Terima kasih bapak Gubernur, bapak sangat berpihak pada kami masyarakat kecil. Selama ini kami memproduksi hingga menjual arak dibayang-bayangi rasa ketakutan,” kata David Maran  kepada Florespost.co di kediamannya, Jumat (23/11/2018).

Dikatakannya, di Flores Timur arak merupakan lambang persaudaraan juga biasanya digunakan dalam acara adat dan hajatan.

“Kami orang Lamaholot dalam setiap seremonial adat maka arak inilah yang kami gunakan. Arak juga digunakan untuk menyambut kedatangan tamu. Selain itu, juga untuk upacara resmi lainnya,” ungkapnya.

Ia juga mengatakan, arak sendiri juga sebagai penunjang ekonomi keluarga mereka. Arak adalah minuman tradisional masyarakat Flotim. Dibuat dari hasil penyulingan tuak nira pohon lontar. Proses pembuatannya sangat tradisional, diwariskan secara turun-temurun, dan dilanjutkan sampai sekarang.

Penulis:Stanis

Editor: AT

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *