Beranda Florata News Gubernur NTT Terbitkan SK Upah Minimum Provinsi NTT Tahun 2019

Gubernur NTT Terbitkan SK Upah Minimum Provinsi NTT Tahun 2019

6410
16
Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat (Foto: tribunnews.com)

FLORESPOST.co, Kupang Melalaui Surat Keputusan (SK) Gubernur NTT, Pemerintah Provinsi NTT menetapkan Upah Minimum Provinsi. SK bernomor: 342/KEP/HK/2018 tentang Upah Minimun Provinsi Nusa Tenggara Timur Tahun 2019 dan ditandatangani oleh Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat di Kupang, pada tanggal 29 Oktober 2018.

Dalam SK tersebut ditetapkan, Upahan Minimum Provinsi Nusa Tenggara Timur sebesar Rp 1.795.000,- (satu juta tujuh ratus sembilan puluh lima ribu rupiah) per bulan.

Dituliskan, penetapan Upah Minimun Provinsi (UMP) tersebut dengan pertimbangan yang memperhatikan kebutuhan hidup layak dikaitkan dengan produktivitas dan pertumbuhan ekonomi daerah dan dengan tujuan sebagai jaring pengaman sosial dalam upaya memberikan perlindungan hak-hak atas upah pekerja/buruh dan kepastian usaha bagi para pengusaha serta untuk mewujudkan pengupahan yang adil.

Penetapan UMP Provinsi NTT Tahun 2019 juga sesuai dengan Rekomendasi Ketua Dewan Pengupahan Provinsi NTT dengan nomor: 06/DP-Prov/X/2018 tertanggal 19 Oktober 2018 tentang Upah Minimum Provinsi NTT Tahun 2019.

UMP Provinsi NTT berdasarkan SK Gubernur NTT SK bernomor: 342/KEP/HK/2018 berlaku sejak tanggal 1 Januari 2019 sampai 31 Desember 2019.

Penulis: AT

16 KOMENTAR

  1. Selamat pagi flores pos, mau tanya apakah kami bisa menulis berita tanpa dipublilasikan identitas si penulis? Terima kasih

  2. Tolonglah kami para supir timor travel yg sudah sekian lama tidak pernah merasakan yg namanya gaji UMP. Yg kami nikmati hanyalah gaji poko yg hanya 495.000.00.- saja.

  3. Menarik. Tinggal hal serius lainnya bgm perhatikan upah guru a menata honor guru (sarjana) yg konon diupah jauh lbh kecil dari itu. Terima kasih

  4. Slamt pagi admin.
    Ada SK Gubernur ttg upa minimum tapi penerapan di perusahan2 masih jauh dri kenyataan. Mohon untuk di tindak lanjuti.

  5. Lebih baiknya lagi kalau bapak gubernur mengingat dengan keadaan para operator sekolah karena upah perbulannya cukup rendah dengan 200rb sampe 300 perbulan saja tidak sebanding dengan pekerjaan apa lagi seperti kami operator di daerah yang tidak terjangkau jaringan internet dan PLN mesti bekerja siang malam.

  6. Slamat malam pak Gub. Pak Gub minta maaf! Ini utk pekerja swasta atau utk yg honor di OPD? Yg ke – 2. Pak Gub menurut tingkat pendidikan utk OPD yg honor?

  7. Apakah Sekolah Swasta juga harus mengikuti penetapan UMP?
    Saya pernah mengajar di Sekolah Swasta. Gaji dari yayasan. Tapi ternyat yang saya terima setiap bulan adalah sisa dana BOS. Yang saya terima perbulan adalah 274.200 rupiah.
    Saya pernah laporkan kasus ini ke Depnaker, tapi respon mereka adalah mereka tidak menangani di pendidikan.

  8. Penetapan UMR oleh pak Gubernur NTT perlu diapresiasi oleh masyarakat NTT. Penetapan UMR ini sebagai bentuk kepedulian pemerintah terhadap masyarakat NTT. Semoga dengan penetapan UMR ini menyadarkan Instasi pemerintah dan sewasta untuk memperhatikan upah setiap pekerja.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here