Menjadi Sumber Energi Alternatif, Robert Soter Marut Minta Masyarakat Manfaatkan Potensi Biogas

oleh
Robert Soter Marut foto bersama Romo dan umat Paroki St.Longginus Wolowio, kabupaten Ngada. (Foto/istimewa)

FLORESPOST.co, Ngada – Kebutuhan masyarakat akan bahan bakar (BBM) atau jenis Gas (LPG) dapat diganti oleh energi alternative lain seperti biogas yang dihasilkan dari kotoran ternak. Potensi energi biogas itu, berkaiatan dengan jumlah populasi ternak itu sendiri serta dengan pola pemeliharaanya.

Hal itu disampaikan oleh Marsekal Muda (Purn) Robert Soter Marut (RSM) didampingi sang istri Emy Soe, ketika meresmikan Biogas di Pastoran Paroki St.Longginus Wolowio, kabupaten Ngada, Jumat (28/12/2018).Dihadapan umat dan Pastor Paroki Wolowio, Pastor Kletus Jo, jenderal bintang dua TNI AU itu menjelaskan tentang keuntungan penggunaan energi biogas.

Menurut dia, biogas itu tidak menimbulkan asap (emisi dari pembakaran) baik untuk kesehatan, Lingkungan peternakan menjadi lebih bersih, pengambilan kayu bakar di hutan menjadi berkurang dan ketersediaan pupuk organik jenis padat dan cair sebagai produk tandingan pupuk kimia.

Dihadapan umat dan romo paroki, dia menjelaskan bahwa penggunaan biogas ini sangat baik untuk masyarakat NTT yang rata-rata sebagai peternak, baik ternak sapi, babi, kerbau, kuda, kambing dan lainnya.

“Cara pengelolaan ternaknya belum optimal, karena orang NTT masih memelihara ternak secara terpisah dan jumlahnya sedikit,” ungkapnya.

Dia menjelaskan untuk ke depannya warga yang beternak sapi dan lainnya harus dikandangan pada satu tempat.

Misalnya kata Dia, dalam satu kampung ada tujuh peternak dengan jarak rumah yang saling berjauhan, maka untuk bisa membuat biogas.

“Tujuh orang ini harus sepakat mengkadangkan ternaknya pada satu tempat, sehingga proses pemeliharaannya mudan di kontrol dan kotorannya bisa dimanfaatkan untuk biogas dan pupuk organik”, katanya.

Pastor Paroki Wolowio, Pastor Kletus Jo SVD dalam kesempatan tersebut mengapresiasi program kerja nyata Robert Soter Marut.

Menurut dia, kehadiran biogas sangat membantu masyarakat yang memiliki ternak.

Selain menguntungkan masyarakat kata Pastor Kletus, biogas juga ramah lingkungan dan tidak membawahayakan kesehatan.

Pastor Kletus berharap agar masyarakat proaktif untuk menerima program biogas karena sangat menguntungkan masyarakat itu sendiri.

Penulis : YS
Editor: YS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *