Beranda Ekobis Ini Prioritas Pembangunan Pemkab Manggarai di Tahun 2019

Ini Prioritas Pembangunan Pemkab Manggarai di Tahun 2019

505 views
0
Kantor Bupati Kabupaten Manggarai. (Foto/net)

FLORESPOST.co, Ruteng– Pada tahun 2019 ini, ada beberapa program prioritas yang dijalankan Pemerintah Kabupaten Manggarai, Propinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Prioritas pembangunan tersebut yakni menurunkan angka kemiskinan secara signifikan melalui program peningkatan pendapatan petani dengan sistim manajemen pertanian terpadu dan terintegrasi.

“Kami berharap dengan program ini akan bisa memperbaiki pendapatan petani, yang pada ujungnya dapat mengurangi indikator ciri-ciri kemiskinan,” demikian laporan Bupati Manggarai Deno Kamelus kepada Gubernur NTT, Victor Bungtilu Laiskodat saat melakukan kunjungan kerja di Manggarai, Rabu (9/1/2019).

Prioritas pembanguan lain,lanjut Bupati Deno,adalah melanjutkan pembangunan di bidang infrastruktur yang berkualitas dan merata.Program ini dalam rangka memberikan dukungan nyata terhadap pengembangan pariwisata.

Terkait tindak lanjut dari hasil kasepakatan antara gubernur dan seluruh bupati di NTT dalam upaya menurunkan angka kemiskinan di NTT pada tanggal 23 0ktober 2018 lalu, terutama memperbaiki rumah tidak layak huni, Bupati Deno mengatakan dari total 61.470 rumah tidak layak huni di kabupaten manggarai yang belum diperbaiki sampai saat ini sebanyak 8.064 atau 13 persen.

“Tahun 2019 ini, APBD kabupaten akan menganggarkan 274 rumah. Bantuan dari pemerintah pusat dan bantuan rumah swadaya dari pemerintah propinsi sudah ada informasi, namun angka pastinya belum kami dapatkan,” kata Deno.

Jika berangkat dari pengalaman tahun-tahun sebelumnya lanjut Bupati Deno, di samping pemerintah kabupaten menganggarkan 274 rumah, tetapi rata-rata setiap desa mengalokasikan dari ADD kurang lebih 10 rumah perdesa.

“Data dua tahun terakhir, dari 145 desa di Kabupaten Manggarai, rata-rata 1600-1800 rumah yang telah diperbaiki. Sehingga tahun 2017 lalu total 3.000 lebih rumah yang sudah diperbaiki,” jelasnya.

Dikatakannya, jika konsisten dukungan 1600-1800 dari desa, diperkirakan angka 13 persen atau 8.064 rumah tidak layak huni dapat direncanakan satu tahun, sehingga tahun 2021 dapat diselesaikan.

“Tentang elektrifikasi dari 61470 rumah, yang sudah dialiri listrik sebanyak 25131 rumah. Masih 60 persen yang belum dialiri listrik” ujarnya.

Dalam rangkan meningkatkan elektrifikasi, kata Deno, tahun 2019 APBD Kabupaten Manggarai sudah mengalokasikan untuk penyambungan instalasi listrik gratis pada keluarga yang sangat miskin sebanyak 600 rumah.

Penulis: Adi Nembok
Editor: STO

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here