Manggarai Barat Darurat DBD

oleh
Salah satu pasien DBD yang dirawat di RSUD Pratama Komodo

FLORESPOST.co, Labuan Bajo– Sejak September 2018 lalu, jumlah pasien Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kabupaten Manggarai Barat, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) mengalami eskalasi yang cukup tajam.

Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat sudah menetapkan wabah DBD sebagai Kejadian Luar Biasa (KLB).

Penanganannya pun sudah mulai intens dilakukan, mulai dari fogging sampai pada pembagian abate kepada masyarakat.

Hingga hari ini, 11 Januari 2019 pasien pengidab DBD yang sempat dibawa dan dirawat di RSUD Pratama Komodo, Labuan Bajo berjumlah hampir 700 orang.

Direktur RSUD Pratama Komodo, dr. Mikhael Yaman

Direktur RSUD Pratama Komodo, dr. Mikhael Yaman, kepada awak media Senin (11/01/2018) mengatakan, jumlah pasien yang dirujuk dan dirawat di rumah sakit tersebut kian bertambah.

Di bulan Januari (2019) saja, jumlahnya sudah mencapai 66 orang.

RSUD Pratama Komodo kini penuh dengan pasien, bahkan sejak tadi malam semua tempat tidur sudah terisi.

“Sampai tadi malam semua tempat tidur terisi. Bahkan ada ruangan untuk dokter spesialis radiologi tetapi untuk sementara dipakai untuk pasien, karena jumlah pasien yang banyak”, terang Yaman

Meski begitu, menurut Yaman stok obat bagi penderita DBD masih stabil.

“Sekarang stok obat ready. Semuanya siap. RD5 dan regensia semua sudah ada. Kalau sebelumnya memang tidak ada. Tetapi karena kita gunakan dana darurat KLB maka semua bisa belanja langsung, sehingga obat langsung dikirim”, jelasnya.

Selain itu, lanjut Yaman, pembiayaan untuk perawatan pasien pun diambil dari dana KLB.

“Semua biaya ditanggung APBD. Dari dana KLB”, tuturnya.***

Kontributor Flores Post Labuan Bajo:
Dolfo Suhardi
Editor : STO

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *