Pemkab Mabar Diminta Serius Tangani Kasus DB

oleh
Jhon Kadis (Foto/Istimewa)

FLORESPOST.CO, Labuan Bajo– Kasus Demam Berdarah Dengue( DBD) yang terjadi di Manggarai Barat (Mabar) terus meluas.

Sejak pertama kali ditemukan pada September tahun lalu, saat ini jumlah pasien yang dirujuk ke Rumah sakit umum Komodo terus mengalami peningkatan.

Direktur Rumah Sakit Umum Komodo Labuan Bajo Drg Mikael Yaman mengatakan bahwa saat ini jumlah pasien yang berobat ke rumah sakit itu mencapai 700 orang.

Menurut Yaman, selain warga Labuan Bajo, saat ini pasien dengan kasus DBD juga datang dari beberapa kecamatan di Manggarai Barat seperti Terang, Lembor dan kecamatan lain.

Kendati demikian, Yaman memastikan stok obat di RSUD Komodo masih tersedia setelah sebelumnya dilaporkan habis.

Selain itu, untuk menampung jumlah pasien yang terus bertambah, pihaknya telah mengubah ruang Spesialis Radiologi menjadi ruang rawat inap pasien.

Menanggapi hal tersebut, warga Manggarai Barat Jhon Kadis di Labuan Bajo mengatakan fenomena Demam Berdarah Dengue (DBD) yang sedang mengepung kabupaten asal Komodo itu bukanlah hal baru.

Pria yang menjabat sebagai sesepuh di Ikatan Keluarga Manggarai Bali itu juga memastikan bahwa fenomena DBD yang menyerang warga Manggarai Barat belakangan ini, terjadi akibat kurangnya kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga kebersihan.

Calon Anggota DPRD Mabar dari partai PKB ini juga menyoroti sampah dan sistem drainase di kota Labuan Bajo, yang dinilainya menjadi sumber sarang nyamuk penyebar Virus DBD.

“Dugaan saya pemerintah dan masyarakatnya juga belum siap menuju perubahan dan perkembangan kota,”kata Jhon Kadis yang dihubungi melalui telepon seluernya di Labuan Bajo Kamis (17/1) pagi. 

“Genangan air pembuangan rumah tangga, saluran got tidak ada atau got tersumbat. Pemerintah belum sigap betul tentang sistem drainase perkotaan,”tukasnya.

Untuk itu Ia meminta pemerintah kabupaten Manggarai Barat, untuk serius mengatasi masalah ini dengan segera melakukan langkah-langkah pencegahan terutama, membersihkan saluran air dan sampah di dalam kota Labuan Bajo.

“Masyarakat Manggarai Barat harus mulai  menerapkan pola hidup sehat, selain itu pemerintahnya harus  melakukan  sosialisasi dan penyuluhan rumah sehat, pemerintah harus serius memikirkan sistem drainase sehat lingkungan perkotaan atau pemukiman,”ujar Jhon Kadis.

Hal serupa juga diutarakan oleh Fabianus Dius, menurut Fabi, maraknya Virus DBD yang menyerang warga Manggarai Barat akhir-akhir ini merupakan imbas dari masalah kebersihan kota Labuan Bajo.
Untuk itu Fabianus mengajak masyarakat untuk mulai menerapkan pola hidup sehat.

“Perlu jaga kebersihan lingkunganDeteksi dini oleh dinas terkait juga sangat dibutuhkan,”ucapnya.

Penulis: Antonius Rahu

Editor: AT

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *