Prabowo Singgung Penanganan Hukum Berat Sebelah, Jokowi Singgung Kasus Ratna Sarumpaet

oleh
Prabowo dan Jokowi (Foto/Istimewa)

FLORESPOST.CO, Jakarta – Dalam debat pertama pasangan calon presiden dan wakil presiden pemilu 2019, pasangan Prabowo-Sandi nomor urut 02 menyinggung timbulnya rasa ketidakadilan di masyarakat akibat melihat hukum yang berat sebelah.

Prabowo bertanya karena diberi kesempatan oleh moderator memberi pertanyaan kepada pasangan Jokowi-Ma’ruf.

Prabowo menyinggung rasa pesimistis masyarakat muncul dengan menjadikan contoh kasus diprosesnya kepala daerah yang mendeklarasikan dukungan untuk mantan Danjen Kopassus itu.

Jokowi menimpalinya dengan meminta Prabowo jangan asal menuduh. Tak sampai menuntaskan jawabannya, pendukung Jokowi yang menonton bersama di lapangan bola di belakang Hotel Bidakara langsung tertawa.

Seperti yang dilansir dari Beritasatu.com, pendukung capres-cawapres nomor urut 01 Jokowi-Ma’ruf Amin tertawa saat jagoannya menyinggung kasus hoax Ratna Sarumpet dalam menjawab pertanyaan capres-cawapres Prabowo-Sandiaga.

Mereka bertepuk tangan setelah mendengar Jokowi menjadikan kasus hoax Ratna Sarumpaet, yang diekspos oleh kubu Prabowo dengan menggelar konferensi pers ternyata Ratna berbohong mengaku dikeroyok hingga babak belur.

“Ternyata karena operasi plastik,” kata Jokowi yang disambut riuh pendukungnya.

Pendukung Prabowo juga bersorak saat mendengar jagoannya menyinggung kasus yang tidak adil selama kurang lebih empat tahun pemerintahannya. Mereka turut tertawa setelah mendengar Prabowo menyinggung adanya kepala daerah yang diproses hukum karena memberi dukungan terhadap pasangan nomor urut 02.

Menurut Jokowi, lebih baik para pihak menggunakan prosedur atau menaati mekanisme hukum jika melihat adanya ketidakadilan. Tidak asal menuduh.

Penulis: Stanis
Sumber: Berita Satu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *