Polres Mabar Tangkap Terduga Pengguna Narkoba

oleh
Kapolres Mabar saat melakukan jumpa pers Jumat, (1/2/2019). Foto: Dolfo Suhardi.

FLORESPOST.CO, Labuan Bajo Satresnarkoba Polres Manggarai Barat (Mabar) menangkap seorang terduga pengguna narkoba berinisial LR pada Kamis 24 Januari 2019 pukul 02.00 dini hari WITA.

Penangkapan tersebut dilakukan di indekos yang bersangkutan di Gang Pengadilan, Desa Gorontalo, Labuan Bajo, Manggarai Barat.

LR merupakan warga pendatang yang berasal dari Desa Gumpang, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah dan bekerja di salah satu perusahaan swasta ekspedisi pelayaran yang berkantor di Labuan Bajo.

Kapolres Manggarai Barat, AKBP Julisa Kusumowardono saat melakukan jumpa pers, Jumat (1/2/2019) menjelaskan pada saat penggerebakan oleh personil Satresnarkoba, ditemukan barang bukti berupa satu setengah butir pil ekstasi dan alat untuk menghisap sabu-sabu.

“Pil ekstasinya ditemukan di dalam sebuah senter kecil. Dan yang bersangkutan mendapatkan barang tersebut dari rekannya dari Jawa”, jelasnya.

Meski begitu, Julisa menerangkan pihaknya masih memperdalam kasus ini untuk menemukan potensi adanya pelaku atau jaringan lain terkait peredaran narkotika di wilayah Manggarai Barat.

LR dikenakan pasal 112 ayat 1 subsider 127 undang-undang nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika, dengan ancaman pidana kurungan paling singkat 4 tahun dan denda paling sedikit 800 juta rupiah.

Penangkapan terhadap LR merupakan penangkapan pengguna narkoba untuk pertama kali di tahun 2019.

Julisa menghimbau agar masyarakat turut berperan aktif memberantas peredaran narkoba di Manggarai Barat dengan melaporkan setiap dugaan penggunaan dan peredaran barang haram tersebut ke Polres Manggarai Barat.

“Keberadaan narkoba sangat bertentangan dengan Labuan Bajo dan Manggarai Barat sebagai kota pariwisata. Karena itu, walau pun jumlahnya sedikit, tetap tidak bisa ditolerir”, tandasnya.

Kontributor Labuan Bajo : Dolfo Suhardi
Editor : STO

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *