Usut Pemotongan Bantuan PKH Melibatkan Kepolisian

oleh
Koordinator Kabupaten PKH Mabar, Ema Wensislaus. (Foto/ Dolfo Suhardi)

FLORESPOST.CO, Labuan BajoPenanganan dugaan pemotongan liar dana bantuan sosial (Bansos) PKH yang dilaporkan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) asal Desa Golo Lewe, Kecawatan Kuwus Barat, Manggarai Barat (Mabar) telah melibatkan pihak Kepolisian Mabar yang tergabung dalam Satgas Bansos.

Sebelumnya, pada Rabu 14 Februari 2019, sebanyak 28 KPM dari Desa Golo Lewe mendatangi Kantor Dinas Sosial Mabar guna melaporkan pemotongan dana PKH yang diduga dilakukan oleh Pendamping PKH di desa itu, Valentinus Gama.

Pemotongan yang dilaporkan tersebut dilakukan pada tanggal 7 Februari 2019, saat puluhan KPM dari Desa Golo Lewe melakukan pencairan dana itu di Balai Desa Ranggu, Kecamatan Kuwus, Mabar.

Pencairannya sendiri melibatkan agen BRILink Maju Jaya, mitra kerja BRI asal Rentung, yang menjalankan kerja keagenan di bawah binaan BRI Kantor Unit Wae Belang, Cancar, Manggarai.

Koordinator Kabupaten PKH Mabar, Ema Wensislaus saat ditemui diruang kerjanya, Kamis (15/2/2019) menjelaskan, pihaknya bersama Satgas Bansos sudah meminta klarifikasi Valentinus Gama.

Menurutnya, berdasarkan keterangan Valentinus, dana PKH yang dicairkan diserahkan langsung oleh agen BRILink kepada KPM.

“Dana dibagikan oleh agen ke KPM dan dia (Valentinus) tidak bisa menghitung berapa yang diterima. KPM pun tidak menghitung di depan dia, langsung dibawa pulang,” tutur Ema.

Selain itu, Ema menjelaskan, agen BRILink Maju Jaya didatangkan oleh Valentinus ke Balai Desa Ranggu.

“Yang datangkan agen ya itu pendamping,” jelasnya.

Sementara itu, selisih antara jumlah uang yang diterima KPM dengan keterangan transaksi debet yang tertera di buku rekening milik mereka berkisar dari Rp. 75.000 sampai yang paling besar berjumlah Rp. 600.000.

“Setelah dicek, memang ada selisih antara yang dana yang diterima KPM dan yang tertera di buku rekening KPM,” tandas Ema.

Penulis : Dolfo Suhardi
Editor : STO

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *