Beranda Politik Bawaslu Manggarai Rekrut Pengawas TPS

Bawaslu Manggarai Rekrut Pengawas TPS

256 views
0
Ketua dan Anggota Bawaslu Manggarai.Foto:Dok.Bawaslu Manggarai.

FLORESPOST.CO, Ruteng – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur, merekrut tenaga Pengawas Tempat Pemungutan Suara (PTPS).

Ketua Bawaslu Manggarai, Marselina Lorensia kepada wartawan, Selasa (5/3/2019) menjelaskan, jumlah PTPS yang dibutuhkan sebanyak 920 orang.

Proses perekrutan PTPS, kata Lorensia, sudah dimulai 4 Februari 2019 lalu. Dari seluruh proses, mulai dari pengumuman, pendaftaran, penerimanan dan penelitian berkas, ada 1.125 orang yang mendaftarkan diri.

“Untuk proses PTPS, kalau dulu setelah berkasnya diterima, seleksi berkas dan wawancara dilakukan pada hari lain. Tapi sekarang, setelah terima berkas langsung diseleksi. Kalau lolos seleksi berkas langsung wawancara. Tidak perlu lagi bolak-balik lagi. Dari hasil tahapan-tahapan ada 1.125 orang yang mendaftar,” urai Lorensia.

Dari tahapan-tahapan itu, lanjut Lorensia, masing-masing kecamatan membentuk Pokja pembentukan PTPS, dan pokja-pokja ini melakukan pleno penetapkan nama-nama untuk posisi PTPS. Dari 1.125 orang yang terpilih hanya 920 orang sesuai banyaknya jumlah TPS.

Namun 920 PTPS bisa saja diganti orang lain, jika PTPS tersebut beravialiasi degan Parpol tertentu atau menjadi tim sukses dari salah satu calon.

“Sekarang ini kami butuh tanggapan dan masukan dari masyarakat terkait PTPS yang kami pilih. Tanggapan dan masukan masyarakat seperti apakah PTPS yang bersangkutan beraviliasi dengan Parpol, jadi tim sukses maupun dari segi umur, dan lain-lain. Jika terbukti setelah proses klarifikasi, kami akan rekrut ulang. Tanggapan dan masukan dari masyarakat ini kami terima sampai, Rabu 6 Maret 2019,” jelas Lorensia.

Koordinator Divisi Hukum,Penindakan Pelanggaran dan Sengketa, Bawaslu Kabupaten Manggarai, Fortunatus Manah menambahkan, syarat utama PTPS yakni memiliki integritas yang baik (Tidak terlibat dalam Parpol), kepribadian yang baik dan kuat, jujur dan adil, usia minimal 25 tahun dan harus berijasah SMA, sehat jasmani dan rohani dan bebas dari penyalahgunaan narkoba.

Sementara Koordinator Devisi Pengawasan, Hubungan Antara Lembaga Bawaslu Manggarai Herbertus Harun menegaskan, pihaknya sangat mengharapkan tanggapan dan masukan dari masyarakat terkait PTPS yang sudah lolos proses administrasi demi terciptanya PTPS yang netral.

“Jika ditemukan PTPS yang beraviliasi dengan Parpol, silahkan lapor pada kami supaya segera proses rekrutmen ulang. Batas masukan tanggapan masyarakat sampai tanggal 6 Maret 2019. Bisa diperpanjang sampai tanggal 25 Maret 2019 pada saat pelantikan PTPS,” kata Heri.

Penulis : Adi Nembok
Editor : STO

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here