Mayat Tanpa Identitas Ditemukan Mengapung di Perairan Borong

oleh
Pria tanpa identitas ditemukan oleh nelayan saat berada di Puskesmas Borong. (Foto/Dok/Polisi)

FLORESPOST. CO, Borong – Mayat pria tanpa identitas ditemukan mengapung di Perairan Borong, Kelurahan Kota Ndora, Kabupaten Manggarai Timur ( Matim), Minggu (17/3/2919), sekitar pukul 15.18 Wita.

Penemuan sosok mayat itu sempat membuat warga sekitar geger.

Saat ditemukan pertama kali oleh Muhamad Ibrahim (29), nelayan asal Kampung Baru ini, posisi mayat tersebut mengapung dengan posisi telungkup, sekitar 1 kilo meter dari arah timur, dermaga rakyat Borong, kelurahan Kota Ndora.

Berdasarkan informasi yang didapatkan FLORESPOST melalui Polsek Borong, kronologi penemuan mayat oleh nelayan setempat, awalnya Muhamad Ibrahim bersama teman-temannya hendak melepas pukat milik mereka, di sekitar perairan tersebut.

Ketika sedang melepas pukat, tiba – tiba mereka melihat jazad tersebut dengan posisi telungkup.

Sekitar pukul 15.40 Wita, anggota Polsek Borong beserta ketua RT setempat, menuju lokasi ditemukannya mayat itu, menggunakan speed boat milik Polsek Borong.

Jazad tersebut langsung diangkat ke galangan speed boat oleh anggota Polsek dengan dibantu nelayan setempat. Selanjutnya jazad tersebut diturunkan di dermaga rakyat Borong.

Sekitar pukul 16.14 Wita, jazad laki – laki tersebut dibawa UPTD Puskesmas Borong menggunakan mobil SPKT Borong dengan dipimpin oleh Kapolsek Borong, AKP Fajar Virgantara Sjarifuddin.

Berdasarkan hasil pemeriksaan medis, ciri – ciri jazad tersebut, tinggi , kulit hitam dipenuhi panu, darah segar keluar dari hidung, mata merah, dan rambut keriting, diperkiraan berumur sektar 30-an tahun.

Kesimpulan hasil pemeriksaan luar, tidak ditemukan adanya tanda – tanda kekerasan dalam tubuh jazad tersebut.

Hingga saat ini, jazad tersebut masih berada di IGD UPTD Puskesmas borong.
Berdasarkan Informasi yang diperoleh dari masyarakat yang mendatangi Puskesmas Borong, bahwa jazad tersebut diketahui bernama Imji, asal Nanga Lanang, Desa Bea Ngencung, Kecamatan Rana Mese, dan diketahui memiliki keterbelakangan mental, namun hingga laporan ini dikirim belum ada keluarganya yang tiba di puskesmas Borong dan mengakuinya.

Laporan : Acong
Editor : STO

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *