Beranda Florata News Tuberkulosis Penyebab Kematian Nomor Satu di Indonesia

Tuberkulosis Penyebab Kematian Nomor Satu di Indonesia

5
0
Peserta jalan sehat. (Foto/Humas)

FLORESPOST.CO, Borong – TBC (Tuberkulosis) yang juga dikenal dengan TB merupakan salah satu penyebab kematian nomor satu diantara penyakit menular lainnya di Indonesia.

Demkian disampaikan Bupati Manggarai Timur, Agas Andreas, SH,M.Hum, dalam sambutannya saat membuka upacara pelepasan jalan sehat menyongsong hari tuberkulosis (TB) sedunia yang jatuh setiap tanggal 24 maret setiap tahunnya, di lapangan terminal Borong. Jumat, (21/03/2019).

Agas menjelaskan, hari tuberkulisis (HTBS) yang diperingati pada tanggal 24 maret setiap tahun ini, dirancang untuk membangun kesadaran masyarakat bahwa TBC sampai saat ini masih menjadi epiden di dunia.

Peringatan HTBS tahun 2019 ini, lanjut Agas dimaksudkan untuk meningkatkan peran serta masyarakat dan pemangku kebijakan dalam mendukung program pengendalian TBC serta menempatkan TBC sebagai isu utama di semua sektor.

Selain itu juga Kata Agas, rangkaian kegiatan yang dilaksanakan juga sebagai upaya penyebar luasan informasi TBC kepada masyarakat untuk meningkatkan pengetahuan dan kepedulian terkait dengan pencegahan penularan TBC yang dimulai dari diri sendiri dan keluarga.

“Tema HTBS 2019 secara global adalah “its time” tema ini sejalan dengan program gerakan masyarakat sehat (Germas) di Indonesianyang dilaksanakan melalui progran Indonesia sehat dengan pendekatan keluarga (PIS-PK),” ungkap Agas

Agas Mengungkapkan, peringatan HTBS tahun 2019 di Indonesia mengambil tema “Saatnya Indonesia Bebas TBC, Mulai Dari Saya” dengan aksi.

“Temukan tuberkulosis obati sampai sembuh (TOSS TBC) yang merupakan kegiatan penemuan secara aktif dan masih sekaligus mendorong pasien TBC untuk memeriksakan diri dan menjalankan pengobatan hingga tuntas”,ajaknya

Kata Agas, peringatan HTBS tahun 2019 tingkat Kabupaten Manggarai Timur mengambil tema “Saatnya Kabupaten Manggarai Timur Bebas TBC, Mulai dari Saya”.

Dengan tema ini, lanjutnya, diharapkan masyarakat Manggarai Timur secara sadar untuk memriksakan diri di puskesmas terdekat sehingga dapat diketahui status kesehatannya khususnya terhadap penyakit TBC ini sehingga mendapat pengobatan di fasilitas kesehatan terdekat.

Kegiatan yang digagas Pemerintah Kabupaten Manggarai Timur, melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) Matim ini menggelar kegiatan jalan sehat yang melibatkan seluruh OPD dan instansi pendidikan.

Sementara itu Regina Malon Kabid P2P menjelaskan, kita di Kabupaten Manggarai Timur melaksanakan jalan sehat dalam rangka memperingati hari TBC sedunia yang ke 137 tahun.

Untuk wilayah Kabupaten Manggarai Timur jelas Regina, ada beberapa kegiatan yang kita lakukan terkait dengan memperingati hari TBC sedunia yakni, melakukan took souw di radio terkait dengan penyakit TBC.

Kemudian, lanjutnya, ada iklan di radio, ada spanduk di tempat-tempat umum dan salah satunya adalah kegiatan jalan sehat.

Kata Regina, pada waktu jalan sehat ini juga Dinas Kesehatan membagikan beberapa leaflet terkait dengan penyakit TBC.

Selain itu, kata dia, ada juga tentang pekan imunisasi sedunia yang jatu pada bulan april mendatang, jelasnya

Perkembangan penyakit TBC lanjut Regina, di Kabupaten Manggarai timur saat ini ada seratus tujuh puluh tujuh (177) kasus yang positif dan yang aktif berobat.

Tetapi, lanjutnya, angka ini masih jauh di bawah target nasional kalau dibandingkan dengan jumlah penduduk Kabupaten Manggarai Timur.

Untuk itu, lanjut Regina, kegiatan yang kami lakukan dalam rangka hari TBC sedunia.

“Bagaimana kami menggerakann masyarakat untuk menemukan lebih banyak penderita TBC yang ada di masyarakat dengan gejala yaitu tiga B yakni, “batuk bukan batuk biasa. Artinya dia batuk lebih dari dua minggu kemudian batuknya bisa bercampur darah,” jelasnya

Regina berharap, melalui kegiatan jalan sehat seperti ini lebih banyak lagi masyarakat untuk dapat mengunjungi ke fasilitas kesehatan terdekat kalau ada gejala batuk lebih dari dua minggu atau batuk berdara.

Sebetulnya, Jelas Regina kita semua ini di dalam tubuh kita sudah ada kuman TBC hanya dia belum aktif karna kita punya daya tahan tubuh yang kuat.

Tetapi, kata dia, kalau kita punya daya tahan tubu tidak kuat maka penyakit TBC dengan sendirinya menyerang tubuh kita, katanya

Adapun rute jalan sehat yang sudah ditentukan yakni, dari terminal Borong menuju jalan trans flores arah kantor camat Borong.

Sampai di kantor camat Borong belok kanan dan keluar di samping SPBU Borong. Sesudah itu, belok kanan arah cabang SDK Bugis I dan melewati jembatan hilir kali wae bobo. Selanjutnya peserta jalan sehat langsung menuju kembali ke lapangan terminal Borong.

Sesampainya di lapangan terminal Borong peserta jalan sehat langsung dilanjutkan dengan kegitan senam indonesia sehat.

Sebagai acara penutup peserta jalan sehat melakukan penarikan undian yang dipimpin langsung oleh Kasubag Humas Agus Supratman.

Masing-masing peserta yang mendapatkan undian hadianya diserakan langsung oleh Bupati Manggarai Timur Agas Andreas, SH,M.Hum, Seda Matim Ir. Bony Hsudungan dan kariawan dari Bank BRI.

Untuk diketahui undian tersebut, masing-masing di sponsori oleh Bank BRI dan Bank BNI.

Kegiatan tersebut dimulai pada pukul, 06.00 Wita dan dihadiri langsung oleh Bupati Manggarai Timur Agas Andreas, SH,M.Hum, Seda Ir.Bony Hasudungan, Kadis Kominfo Drs. Bonifasius Say, Kabid P2P Regina Malon, dan Kabag umum Ir. Pius Tiwu.

Turut hadir dalam kegiatan itu siswa-siswi SMPN 1 Borong, Siswa-siswi SMAK Pancasila Borong dan seluruh staf dari semua OPD tingkat Kabupaten Manggarai Timur.

Laporan : Acong Harson/FP/Tim Humas Pemda Manggrai)
Editor : STO

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here