Agas Andreas: Puskesmas  Diharapkan Dapat Bertindak Sebagai Motivator

  • Whatsapp

FLORESPOT.CO, Borong – Puskesmas sebagai salah satu fasilitas pelayanan kesehatan dan ujung tombak sistem pelayanan kesehatan memiliki peran yang sangat strategis dalam menyelenggarakan upaya kesehatan yang harus memenuhi berbagai syarat yakni; tersedia, berkesinambungan, dapat diterima dan wajar, mudah dicapai, mudah dijangkau, dan bermutu.

Demikian yang disampaiakan Bupati Manggarai Timur Agas Andreas, SH,M.Hum dalam sambutannya saat meresmikan Puskesmas Afirmasi Tilir terletak di Desa Benteng Riwu, Kecamatan Borong itu.

Muat Lebih

Agas Andreas menjelaskan, agar tercapai derajat kesehatan yang optimal peran tersebut pada dewasa ini semakin dituntut akibat adanya perubahan-perubahan epidemiologi seperti penyakit, perubahan struktur organisasi, perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Dan, perubahan sosioekonomi masyarakat dan pelayanan yang lebih efektif, ramah dan sanggup memenuhi kebutuhan mereka, jelasnya

Agas Andreas mengungkapakan pemerintah telah bersungguh-sungguh dan terus menerus berupaya untuk meningkatkan mutu pelayanan baik yang bersifat promotif, preventif, kuratif dan rehabilitasi, jelaanya

Untuk itu Lanjut Agas Andreas, puskesmas diharapkan dapat bertindak sebagai motivator, fasilitator dan turut serta mamantau terselenggaranya proses pembangunan di wilayah kerjanya yang mendukung terciptannya lingkungan dan perilaku sehat.

Dalam mewujudkan tujuan pembangunan kesehatan, lanjut Agas Andreas, Pemerintah Kabupaten Manggarai Timur dibawah kepemimipinan Bupati dan Wakil Bupati Periode Tahun 2019-2024 menetapkan Visi : ”MATIM SEBER” yaitu Mewujudkan Masyarakat Manggarai Timur yang Sejahtera, Berdaya dan Berbudaya, dengan Misi,

Pertama, meningkatkan kualitas hidup manusia melalui pemerataan dan peningkatan kualitas pendidikan, pelatihan ketrampilan serta peningkatan derajat kesehatan masyarakat.

Kedua, meningkatkan kuantitas dan kualitas infrastruktur daerah yang berbasis lingkungan hidup untuk memudahkan akses ke pelayanan dasar dan mendukung prioritas ekonomi unggulan.

Oleh karena itu, kata dia, kita patut bersyukur karena proyek pembangunan Gedung Afirmasi Puskesmas Tilir yang kita resmikan hari ini merupakan proyek pembangunan yang sangat vital dan sebagai bentuk perhatian Pemerintah terhadap pembangunan kesehatan di Kabupaten Manggarai Timur.

Pemerintah Kabupaten Manggarai Timur lanjutnya, berkomitmen akan terus berupaya untuk meningkatkan pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat secara merata terutama di wilayah yang jauh dari jangkauan.

Puskesmas Tilir, kata Bupati Agas, jangan hanya menjadi tempat menyembuhkan orang sakit tapi harus menjadi tempat melayani warga berkonsultasi soal kesehatan.

Bupati Agas Andreas menegaskan, puskesmas sebagai fasilitas kesehatan harus mampu memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat sehingga mampu memberi dampak positif bagi kesembuhan pasien. Pelayanan kesehatan harus menyentuh semua sisi kehidupan warga.

“Saya mengajak seluruh masyarakat kabupaten Manggarai Timur khususnya di wilayah kerja UPTD Puskesmas Tilir, mari kita jaga aset ini dan terus bergerak maju dalam proses percepatan dan pemerataan pembangunan di Kabupaten Manggarai Timur yang tercinta ini, agar dapat dirasakan manfaatnya oleh seluruh masyarakat”, ajaknya

Agas Andreas beeharap, kepada seluruh tenaga kesehatan yang bertugas di Puskesmas ini, agar dapat memberikan pelayanan yang maksimal dengan mengutamakan kepentingan dan keselamatan pasien serta kesehatan diri dalam bekerja agar masyarakat benar benar merasakan pelayanan kesehatan dasar yang telah ditetapkan oleh pemerintah.

Terpisah, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Manggarai Timur dr. Surip Tintin menjelaskan, pada tahun 2018 puskesmas afirmasi kita mendapatkan dana dari dana DAK ada empat lokasi yaitu puskesmas Wae Lengga, Puskesmas Ketang, puskesmas Tilir, dan Puskesmas lalang, katanya

Untuk tahun 2019 lanjut dr. Tintin kita mendapatakan tiga lagi yaitu Elar, Benteng Jawa, dan Pota semoga di tahun 2020 kita masih bisa mendapatkan lagi karna, hanya empat puluh delapan kabupaten saja dari seluruh kabupaten di republik ini yang mendapatkan dana DAK afirmasi salah satunya yakni Kabupaten Manggarai Timur.

Untuk itu, ungkapnya, kita patut bersyukur dan berbangga karna kabupaten kita masuk di dalamnya baik dari tahun 2018, 2019, dan 2020.

Selama tiga tahun, kata dia, kita mendapatkan dana itu dan dana ini tidak semua kabupaten mendapatkannya untuk lingkup NTT juga tidak semua Kabupaten Mendapatkannya.

dr. Tintin menjelaskan, tujuan dari pemerintah pusat untuk anggaran DAK afirmasi ini adalah meningkatkan mutu pelayanan kesehatan yang salah satunya adalah menyiapkan pelayanan kesehatan yang layak dan di harapakan bentuk puskesmas ke depan seluruh indoneaia itu sama.

Di tahun 2020, ungkap dr. Tintin kita masih mendapatkan pendambahan puskesmas afirmasi.

“Saya dapat gosip dari pemerintah pusat yaitu dari dirjen yankes bahwa tahun 2020 Kabupaten Manggarai Timur masih mendapatkan tiga lokasi pembangunan puskesmas afirmasi tetapi dengan catatan harus siapkan lokasi minimal ukurannya 40 kali 60 meter persegi”.

Pembangunan puskesmas afirmasi, tambahanya, dananya sembilan miliar koma enam ratus juta dari dana DAK afirmasi itu diperuntukan untuk membangun gedung utama, membangun rumah dinas, membeli kendaraan seperti mobil ambulance, dan juga kendaraan roda dua juga fasilitas lustrik dan air.

“Kalau listriknya sulit akan disiapakan genset dan kalau airnya sulit akan disiapakan bak penampung.

Memang dia satu paket lengkap dari mulai gedung sampai dengan fasilitas yang lain seperti alat kesehatan dan mebelirnya. Jadi ini bentuknya paket lengkap untuk satu puskesmas afirmasi.

Jadi untuk satu puskesmas dananya sebesar sembilan miliar koma enam ratus juta. Kalau gedung utamanya sendiri nilainya lima miliar tiga ratus juta, ungkap dr. Tintin.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut yakni, Ketua Tim Penggerak PKK Matim, Theresia Wisang, Kadis Dinkes dr.Surip Tintin, Kadis Pangan Donatus Datur, Kadis Kependudukan dan Catatan Sipil
Robertus Bonafantura dan Kadis Kominfo Bonifasius Sai.

Hadir pula Kepala Dinas PUPR Yoseph Marto, Kabag Humas dan Protokol Aleksius Rahman, Kepala Puskesmas Tilir Kristoforus Siong, dan masyarakat yang turut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. (Hms Pemkab Matim/Acong Harson)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *