Wagub Nae Soi Lakukan Peletakan Batu Pertama Mulainya Pembangunan Infrastruktur di NTT

oleh
Wagub NTT, Yoseph Nae Soi saat lakukan peletakan batu pertama. (Foto/AH/fp)

FLORESPOST.CO, Borong – Wakil Gubernur NTT Drs. Josef A. Nae Soi, MM melakukan peletakan batu pertama peningkatan jalan pada jaur Bealain, Mukun, Mbajang tepatnya di desa Rana Mbeling, Kecamatan Kota Komba, Kabupaten Manggarai Timur, Kamis (9/5/2019).

Peletakan batu pertama oleh Wakil Gubernur ini, tanda dimulainya pembangunan infrastruktur jalan di NTT.

“Peletakan batu di Flores hari ini adalah awal pembangunan jalan di seluruh NTT. Tanggal 12 Mei 2019 Saya akan melakukan peletakan batu pertama di Amfoang di Timor. Setelah dua minggu ini kami akan lakukan peletakan batu pertama juga di Sumba,” kata Yosef.

Peletakan yang dilakukan dalam kunjungan kerja nya ini, Wagub NTT didampingi oleh pelaksana tugas (Plt) Kadis PUPR Provinsi NTT, Maksi Nenabu.

Dikatakan Yoseph, sejalan dengan visi gubernur dan wakil gubernur yaitu mewujudkan masyarakat yang sejahtera, didalamnya juga kata Dia terdapat misi melahirkan infrastruktur yang berkualitas.

“Jadi menunjukan tiga pulau besar ini kita fokus untuk pembangunan jalan di seluruh NTT. Tahun ini anggaran kita masih sedikit sekitar 100 sampai 200 miliar,” katanya.

Tahun ini tambahnya, pembangunan jalan tidak lagi bertahap dengan sistim cicil, pembangunan lanjut Yoseph dilakukan sepanjang 20 kilo meter per tahun, dan tidak dicicil pertahun dengan 1 km atau 2 km.

“Kita tidak lagi cicil jalan, tetapi kita cicil uang dengan demikian dalam tiga tahun jalan propinsi selesai semua,” katanya.

Sementara itu Plt. Kadis PUPR Provinsi NTT, Maksi Nenabu dalam sambutan mengatakan bahwa sejalan dengan visi gubernur dan wakil gubernur yaitu mewujudkan masyarakat yang sejahtera.

“Bapak gubernur dan wakil gubernur hadir disini untuk mengurus infrastruktur dan menyelsaikan seluruh jalan yang rusak ringan maupun rusak berat di NTT di masa kepemimpinan mereka,” kata Maksi.

Sementara itu lanjut Maksi, ruas jalan Mukun- Mbajang ini panjangnya 73 Km, kondisi jalan terdiri dari baik 16,8 km sedang 10.6 km, rusak ringan 3,2 km dan rusak berat 42,4 km.

“Kita hadir disini untuk mengurus yang 3,2 km dan 42,4,” tambahnya.

Penulis : Acong Harson
Editor : STO

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *