PKM-M Mahasiswa PJKR di Desa Hurung sebagai Wadah Implementasi Keilmuan

oleh
Inilah Aktifitas Para Mahasiswa. (Foto Dokpri)

FLORESPOST.CO, Larantuka – Program Kreativitas Mahasiswa-Pengabdian kepada Masyarakat (PKM-M) merupakan salah satu kegiatan kemahasiswaan yang dilaksanakan setiap semester. Program ini menjadi wadah utama bagi mahasiswa untuk mampu mentransferkan keilmuannya kepada masyarakat. Ilmu tersebut harus juga menjadi bagian dari pengetahuan masyarakat dan mampu dimanfaatkan oleh masyarakat untuk kehidupannya.

PKM-M kali ini dilaksanakan oleh mahasiswa Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi (Prodi PJKR) Institut Keguruan dan Teknologi Larantuka (IKTL) dengan desa sasarannya adalah Desa Hurung-Kecamatan Adonara Barat. Kegiatan PKM-M dilaksanakan dari tanggal 8-11 Mei 2019. Adapun beberapa mata kegiatan dalam PKM-M tersebut yakni Bakti Sosial, Pelatihan Pengembangan Keterampilan Teknik Dasar Permainan Sepak Bola, Pembuatan Papan Nama Kapela Stasi Hurung dan Pertandingan Persahabatan Bola Kaki dan Bola Voli.

Tanggal 8 Mei 2019, tepatnya pkl. 15.00 wita, rombongan PKM-M meninggalkan Kampus IKTL setelah mendapat pengarahan singkat dari yang mewakili Pimpinan IKTL, Agnes Ona Bliti Puka, M.Si dengan didampingi Kepro PJKR, Astuti Cendrawati Ramli, M.Pd. Rombongan PKM-M tiba di Desa Hurung sekitar Pkl. 16.00 wita dan disambut dengan penuh antusias oleh Kepala Desa Hurung, Philipus Sau bersama perangkat desa. Rombongan mahasiswa yang diketuai oleh Ignasius L.B. Sau bersama dosen pendamping atas nama Hironimus Bao Wolo, S.Fil., M.Hum, Emilianus Yohanisko Werang, S.Pd., MM dan Yeremias Mamu Sare, M.Pd, selanjutnya dibagi ke rumah-rumah warga.

Kegiatan hari pertama, tanggal 9 Mei 2019 diisi dengan bakti sosial bersama seluruh warga masyarakat Desa Hurung dengan sasarannya adalah membersihkan lapangan sepak bola. Mahasiswa bersama masyarakat Desa Hurung sangat antusias dalam bakti sosial tersebut. Selanjutnya kegiatan di hari kedua, tanggal 10 Mei 2019 dibagi dalam dua sesi kegiatan. Sesi pertama, khususnya di pagi hari diisi dengan pelatihan keterampilan teknik dasar permainan sepak bola bagi siswa SMPN 1 Adonara Barat. Para peserta sangat antusias dalam mengikuti kegiatan ini dan hal in terlihat dari semangat dan kesungguhan mereka dalam mengikuti latihan tersebut.

Selanjutnya, sesi kedua di sore hari diisi dengan kegiatan yang sama namun kelompok sasaran yang berbeda. Kelompok sasarannya adalah tim sepak bola Gemuru FC. Kegiatan ini terlaksana dengan sangat baik karena antusiasme dari peserta begitu tinggi. Ketua pengurus Gemuru FC menyambut baik latihan ini dan berjanji akan meneruskan ilmu yang telah diberikan oleh mahasiswa dalam pelatihan tersebut untuk mengembangkan tim sepak bola yang ditanganinya.

Kegiatan hari berikutnya yakni tanggal 11 Mei 2019 juga diisi dengan dua mata kegiatan yakni pembuatan papan nama Kapela Stasi Hurung dan pertandingan persahabatan. Pembuatan papan nama Kapela dilaksanakan pada pagi hari dan melibatkan seluruh mahasiswa PJKR bersama dosen pendamping. Ignasius L.B. Sau sebagai ketua panitia PKM-M mengutarakan bahwa pembuatan papan nama Kapela Stasi Hurung menjadi salah satu ajang kreativitas mahasiswa dalam menyalurkan bakat dan minatnya.

Selain itu, Igen, biasa disapa, menguraikan lebih lanjut bahwa selain sebagai ajang kreativitas tetapi juga sebagai kenang-kenangan untuk desa bahwa Prodi PJKR pernah hadir dan berkolaborasi dengan pemerintah Desa Hurung. Selanjutnya, pada sore hari dilaksanakan pertandingan persahabatan bola voli dan bola kaki antara mahasiswa dengan Karang Taruan Desa Hurung. Masing-masing tim mampu menampilkan teknik dan taktik permainan yang membuat decak-kagum para penonton yang hadir. Akhir dari pertandingan dimenangkan oleh mahasiswa Prodi PJKR baik pertandingan bola voli maupun sepak bola.

Seluruh rangkaian kegiatan PKM-M Prodi PJKR harus diakhiri, maka pada malam di tanggal 11 Mei 2019 dilaksanakan acara pelepasan. Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Desa Hurung bersama jajarannya, Ketua BPD bersama jajarannya, Tokoh Masyarakat dan Masyarakat Desa Hurung. Kepala Desa Hurung, Philipus Sau dalam sambutnya mengucapkan terima kasih banyak kepada mahasiswa bersama dosen pendamping karena mampu memberikan sejumlah ilmu bagi masyarakat Desa Hurung.

Selanjutnya dalam sambutannya, Philipus Sau memberikan beberapa catatan kritis berkaitan dengan olahraga. Beliau mengutarakan bahwa perlu adanya aturan khusus bagi para pemain bola voli dan bola kaki dalam hal menjaga kesehatan dan kebugaran. Para pemain perlu diberlakukan aturan tegas soal merokok dan minum-minuman beralkohol.

Hal ini perlu ditekankan agar prestasi pemain terus berkembang dan tetap sehat serta bugar. Berhadapan dengan catatan kritis yang diberikan oleh Bapak Kepala Desa Hurung, Hironimus sebagai dosen pendamping dalam sambutannya menerima baik kritikan tersebut dan akan dibicarakan bersama para dosen PJKR di Kampus IKTL. Hironimus juga dalam sambutannya memperkenalkan IKTL di mata masyarakat Desa Hurung dan menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Desa Hurung bersama masyarakat yang telah meluangkan tenaga dan waktu untuk ada besama mahasiswa.

Selanjutnya Hironimus mengharapkan agar kerjasama yang baik ini tetap dilestarikan demi pengembangan sumber daya manusia ke depannya. (Hironimus B. Wolo/*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *