Diabaikan Orang Tua Saat Melaut, Bocah 2 Tahun di Manggarai Timur  Tenggelam

  • Whatsapp
Tenggelam ilustrasi. (Foto/net)

FLORESPOST.CO, Borong – Akibat diabaikan oleh kedua orang tuanya saat berada di laut, Afgan Ardiansyah bocah berumur 2 tahun akhirnya meninggal dunia akibat tenggelam di laut, tepatnya di kampung Ronting, Desa Satar Kampas, Kecamata Lamba Leda, Kabupaten Manggarai Timur.

Informasi yang diperoleh FLORES-POST dari Lamba Leda menyebutkan, saat itu korban (Afgan-red) bersama kakak serta ibu kandungnya pergi ke pantai menunggu ayah korban pulang melaut.

Muat Lebih

Saat tiba di pantai kedua orang tua korban pun sibuk mengurusi hasil tangkapan tanpa memperhatikan korban yang saat itu diduga sedang bermain di pesisir pantai.

Menurut keterangan saksi pada, Sabtu (18/5/ 2019), sekitar pukul 09.00 Wita, korban bersama ibunya bernama Jumiati bersama dengan kakak laki-kakinya bernama Imam Ramadani berangkat dari rumah mereka di kampung Ronting menuju Pantai Ronting dengan menggunakan sepeda motor.

Tujuan korban bersama ibu kandungnya pergi ke pantai Ronting untuk menunggu Suaminya yang bernama Sugidi Yasin yang pulang melaut.

Saat ibu korban sedang menunggu suaminya yang pulang dari melaut, ibu korban tidak memperhatikan korban, sehingga pada saat suaminya tiba dari melaut, Ibu korban bersama suaminya sibuk mengurus ikan hasil tangkapan suaminya tanpa memperhatikan korban.

Pada saat kedua orang tua korban hendak pulang ke rumah. Ibu korban tidak meliat korban. Sehingga ibu korban menanyakan kepada Imam Ramadani kakak laki-laki korban.

“Dimana adik kamu,” tanya ibu korban kepada kakak korban.

“Saya tidak tau, saya kira adik bersama mama,” jawab Imam Ramadani kakak korban.

Mendengar jawaban anaknya tersebut, ibu korban langsung bergegas mencari korban. Korban ditemukan oleh ibu kandungnya yang saat itu korban sudah terdampar dipantai.

Setelah korban ditemukan dan digendong oleh ibu kandungnya dan langsung dibawah ke Puskesmas Dampek untuk mendapatkan perawatan medis namun setelah tiba di Puskesmas Dampek korban sudah dalam keadaan meninggal dunia.

Kedua orang tua serta keluarga besar dari korban telah menerima kematian korban sebagai musibah dan mengikhlaskan kepergian korban.

Penulis : Acong Harson
Editor : STO

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *