Tokoh Islam di Flores Timur Tolak Ajakan Poeple Power

  • Whatsapp
Ustadz Saruji Hasbullah Tohir (kiri) dan Samsudin Hasim (kanan)

FLORESPOST.CO, Larantuka – Sejumlah tokoh Islam di Kabupaten Flores Timur, propinsi Nusa Tenggara Timur menolak ajakan ‘people power’ atau ajakan pengerahan masa untuk menggulingkan pemerintahan yang sah. Menurut mereka hal itu dianggap sebagai pemecah belah bangsa yang sangat tidak baik untuk dilakukan.

“Kami tegas menolak ajakan pengerahan massa atau people power ataupun menolak hasil Pemilu 2019. Kita mengajak masyarakat dapat menerima dan tetap mendukung hasil keputusan yang diberikan dari KPU,” kata Syahruddin Tohir tokoh Islam di Larantuka, Sabtu (9/5/2019).

Muat Lebih

Untuk itu dirinya berharap umat Islam di Kabupaten Flores Timur tidak turut serta dalam ajakan tersebut.

Hal yang sama juga disampaikan oleh salah seorang tokoh agama Islam di Desa Adonara menolak ajakan untuk melakukan people Power pada tanggal 22 Mei 2019 mendatang.

“Kami umat Islam di Desa Adonara, Kecamatan Adonara dengan tegas mengatakan bahwa kami menolak untuk ajakan people Power. Kami senantiasa tetap menjaga keutuhan dan kerukunan di Kabupaten kami. Kami tetap fokus pada bulan suci Ramadhan,” kata Dia.

Kontributor : Stanis
Editor : Yos Syukur

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *