Jasad Bayi di Selokan Gegerkan Warga Langke Rembog

  • Whatsapp
OlahTKP jasad bayi saat ditemukan. (Foto/dok Polisi)

FLORESPOST.CO, Ruteng – Warga Kelurahan Bangka Nekang, Kecamatan Langke Rembong, Kabupaten Manggarai, digegerkan dengan Penemuan jasad seorang bayi di selokan kali Wae Ces tepatnya dibelakang Sekolah Menengah Ilmu Pariwisata ( SMIP ) Sadar Wisata Ruteng, Sabtu (25/5/2019).

Jasad bayi malang tersebut pertama kali ditemukan oleh pekerja proyek bangunan SMIP Feribertus Go Armin (32) dan salah seorang Staf pengajar SMIP sadar wisata Ruteng Laurensisus Mado Watun.

Muat Lebih

Informasi yang diperoleh FLORES-POST di Langke Rembog menyebutkan, saat penemuan tersebut Feribertus dan Laurensisus sedang membersihkan selokan di sekitar Tempat Kejadian Perkara (TKP), dalam rangka persiapan acara peletakan batu pertama pembangunan ruang kelas SMIP sadar wisata Ruteng yang akan dilaksanakan pada hari Senin tanggal 27 Mei 2019.

Saat sedang membersihkan sampah dari dalam selokan tersebut, keduanya melihat ada sesuatu yang menyerupai boneka bayi diantara tumpukan sampah. Namun hal tersebut masih membuat mereka penasaran sehingga Feribertus memutuskan untuk turun ke selokan memastikannya.

Setelah melihat lebih dekat, ternyata benda yang awalnya dikira boneka bayi tersebut ternyata adalah sesosok jasad bayi.

Saat ditemukan jasad bayi malang itupun dalam keadaan tidak utuh, dimana bagian kaki kanan telah terpisah dengan badan, masih berdarah dan mengeluarkan bau tak sedap.

Setelah dilakukan penyisiran, ditemukan potangan kaki kanan dengan jarak 3,90 meter dari TKP awal tempat ditemukan mayat bayi tersebut.

Sekitar pukul 16.30 Wita, Unit identifikasi Sat Reskrim Polres Manggarai bersama piket fungsi mendatangi TKP dan melakukan olah TKP, selanjutnya membawa mayat bayi tersebut ke ruang mayat RSUD dr. Ben Mboi Ruteng.

Setelah dilakuakn pemeriksaan oleh tim medis, Kondisi mayat bayi hampir seluruh bagian tubuhnya hancur baik dibagian kepala maupun bagian perut.

Jenis kelamin dan usia bayi belum dapat dipastikan karena kondisi mayat sudah tidak utuh lagi.

Jangka waktu meninggalnya bayi belum dapat diperkirakan kerena tubuh manusia yang meninggal apabila terendam air akan mengembang dan mempercepat proses pembusukan

Diduga jasad bayi tersebut telah dibuang oleh orang tuanya dari hasil hubungan gelap.

Saat ini mayat bayi tersebut masih disemayamkan di ruangan mayat RSUD dr. Ben Mboi Ruteng sambil melakukan koordinasi dengan Dinas Sosial Kabupaten Manggarai untuk penguburan.

Penulis: Yuga Yuliana
Editor : STO

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 Komentar