Gedung Yayasan Surya Agung Waiwerang Terbakar

  • Whatsapp
Inilah gedung milik Yayasan Surya Agung pada saat terbakar. (Foto Dok. Polisi)

FLORESPOST.co, Adonara – Gedung Unit Kerja Yayasan Surya Agung yang berada di Kelurahan Waiwerang Kota, Kecamatan Adonara Timur, Kabupaten Flores Timur terbakar pada, Rabu (12/6/2019), sekitar pukul 02.30 Wita.

Kapolres Flotim AKBP Deny Abrahams yang dikonfirmasi FLORESPOST melalui Kapolsek Adonara Timur Iptu Ferdy Ballenepa, Kamis (13/6/2019) mengatakan, gedung Unit kerja milik Yayasan Surya Agung tersebut disewakan kepada Apotek Kasi Bunda, Kios Surya Agung, MM Cafe dan Panwascam Adonara Timur.

Muat Lebih

” Api merambat begitu cepat, para saksi melihat kejadian tersebut langsung meminta bantuan warga sekitar untuk memadamkan api di gedung dengan menggunakan air seadanya, bersyukur tidak ada korban jiwa,” jelasnya.

Ferdy menambahkan, sebagian gedung dan cafe terbuat dari kayu dan bambu, serta di dalam gedung tersebut terdapat bahan yang mudah terbakar seperti kertas dan lain-lain.

“Upaya terus dilakukan sehingga bangunan di samping gedung tersebut yaitu, bangunan Bank BRI unit Waiwerang dan Ruang praktek SMK Suryamandala dapat diselamatkan dari kobaran api,” jelasnya.

Kapolsek Adonara Timur, Ferdy Ballenepa. (Foto/Stanis Flores Post)

Sekitar pukul 03.45 wita tambah Dia, dua ( 2 ) unit mobil tangki air didatangkan untuk membantu memadamkan api di gedung tersebut.

Akibat kejadian tersebut kerugian material yang dialami Apotek Kasi Bunda sekitar Rp. 300.000.000, Kios Surya Agung mengalami kerugian sekitar Rp. 300.000.000, MM Cafe mengalami kerugian sekitar Rp. 90.000.000, Panwascam mengalami kerugian sekitar Rp. 10.000.000. Total kerugian seluruhnya sekitar Rp. 800.000.000 ( Delapan Ratus Juta Rupiah).

“Untuk penyebab kasus kebakaran tersebut masih dalam penyelidikan, dikarenakan para saksi tidak melihat langsung kebakaran di gedung tersebut serta tidak adanya petugas jaga di gedung tersebut,” jelas Iptu Fredy.

Dirinya menambahkan, kerugian material kemungkinan bertambah, dikarenakan para korban masih melakukan pendataan jumlah barang yang ada di gedung tersebut.

Penulis : Stanis
Editor : Yos Syukur

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *