Beranda Hukrim Florata Terkait Hibah Tanah, Inspektorat Periksa Anggota Pansus DPRD Manggarai

Terkait Hibah Tanah, Inspektorat Periksa Anggota Pansus DPRD Manggarai

616 views
0
Anggota DPRD Kabupaten Manggarai,Propinsi Nusa Tenggara Timur,Marsel Ahang. Foto:Adi Nembok/Florespost.Co.

FLORESPOST.co, Ruteng – Tim dari Inspektorat Propinsi Nusa Tenggara Timur, memeriksa sejumlah anggota Tim Panitia Khusus (Pansus) DPRD Kabupaten Manggarai terkait hibah tanah Pemkab Manggarai di Kelurahan Wangkung Kecamatan Reo kepada PT Pertamina.

Disaksikan media ini, satu dari tujuh anggota Pansus yang diperiksa tersebut yakni Marsel Nagus Ahang. Dia diperiksa kurang lebih satu jam di ruangan Wakil Ketua II DPRD Manggarai Paul Peos oleh tiga orang tim dari Inspektirot Propinsi NTT.

Usai membemberikan keterangan, kepada wartawan Marsel Ahang mengaku dicecar puluhan pertanyaan terkait hibah tanah tersebut.

“Pertanyaan mereka (Inspektorat) seputar proses awal kerja Pansus dan alasan menolak hibah,” jelas Marsel, Rabu (17/7/2019) di gedung dewan.

Menurut Marsel, Pansus ini dibentuk berdasarkan Surat Keputusan Pimpinan DPRD Manggarai. Berdasarkan SK tersebut, Pansus bekerja melakukan verifikasi dan penelitian di tempat yang hendak dihibahkan tersebut.

Usai melakukan verifikasi dan penelitian, tahap selanjutnya melakukan pembahasan di tingkat Pansus terkait hibah tanah. Dan sejak awal, lanjut Marsel, dirinya dan dua orang anggota Pansus yakni Bona Onggot dan Simon Wajong menolak hibah cuma-cuma tanah tersebut ke PT. Pertamina.

“Kami tidak mau hibah cuma-cuma, seharusnya tukar guling atau sewa pakai sehingga aset daerah tidak hilang,” tandas Marsel.

Marsel juga menduga ada konspirasi antara sejumlah Tim Pansus lain (diluar tiga nama yang disebutkan) sehingga aset tanah Pemkab Manggarai jadi dihibahkan ke PT. Pertamina.

“Waktu rapat Pansus,mereka ini ngotot sekali agar Pansus mendukung Bupati Manggarai untuk menghibahkab tanah tersebut ke PT. Pertamina,” kata Marsel.

Marsel juga mengaku masalah hibah tanah tersebut juga telah dilaporkan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Dalam laporan tertanggal 7 Pebruari 2019, Marsel menyebut ada dugaan tindak pidana korupsi berupa gratifikasi dalam persetujuan pemindatangan tanah dan bangunan aset Pemerintah Kabupaten Manggarai kepada PT. Pertamina. Informasi yang dihimpun media ini, selain Marsel Ahang, dua anggota Pansus lain yang sudah diperiksa Inspektorat yakni Bona Onggot dan Bonifasius Burhanus.

Laporan : Adi Nembok
Editor : Tarwan Stanis

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here