Beranda Kesehatan Pempus Tambah 750 Juta per Kabupaten untuk Atasi Stunting

Pempus Tambah 750 Juta per Kabupaten untuk Atasi Stunting

60
0
Akim Darmawan, Sekretariat Percepatan Gizi Bappenas RI. (Foto/ Adi Nembok)

FLORESPOST.co, Ruteng – Untuk penanganan stunting di seluruh kabupaten di Indonesia, Pemerintah Pusat (Pempus) akan menambah Dana Alokasi Khusus (DAK) sebesar Rp 750 juta per kabupaten guna mempercepat koordinasi dan penanganan stunting.

“Untuk kegiatan yang sudah bisa dilakukan dalam penanganan stunting menggunakan anggaran yang sudah ada. Tetapi Pemerintah Pusat sudah menambahkan yang namanya Dana Alokasi Khusus. Dana ini diberikan ke masing-masing kabupaten untuk membantu proses percepatan koordinasi dan penanganan stunting masing-masing kabupaten. Dana ini nanti akan ditransfer langsung dari pemerintah pusat ke pemerintah kabupaten,” jelas Akim Darmawan, dari Sekretariat Percepatan Gizi Bappenas, Kamis (25/7/2019) di Kantor Bupati Manggarai, usai memberikan materi dalam kegiatan Rembuk Percepatan Penurunan Stunting Tingkat Kabupaten Manggarai.

Harapannya kata Akim, dana tersebut dapat membantu sebagai katalis untuk proses koordinasi dan konvergensi di lapangan.

“DAK yang dikeluarkan kementerian keuangan sekitar Rp 750 juta/kabupaten.Dana ini bisa dipakai secara taktis oleh Bappeda sebagai pemimpin kegiatan di lapangan dalam proses koordinasi dan lain sebagainya,” jelasnya.

Dikatakannya, DAK tambahan ini sendiri sudah dikucurkan ke Dinas Kesehatan masing-masing kabupaten.

Terpisah, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Manggarai Sipri Jamun mengatakan, dari rembuk perpercepatan penurunan stunting tingkat Kabupaten Manggarai, dicapai kesepakatan untuk mengalokasikan anggaran yang bersumber dari Dana Desa sebesar Rp 50 juta per tahun untuk penanganan stunting.

Anggaran ini kata Dia, akan dibuat Juklak dan Juknis. Terkait dengan pemanfaatan dana Rp 50 juta tersebut Sipri berharap agar para Kepala Desa tidak ragu mengucurkan anggaran tersebut karena ada regulasinya.

“Kepala Desa tidak perlu ragu, karena undang-undangnya sudah jelas. Apalagi program ini (penanganan stunting) adalah program nasional yang perlu ditindaklanjuti,” kata Sipri.

Laporan : Adi Nembok
Editor : Tarwan Stanis

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here