Beranda Kesehatan Tim Surveyor Akreditasi FKTP Survei Puskesmas Wukir di Manggarai Timur

Tim Surveyor Akreditasi FKTP Survei Puskesmas Wukir di Manggarai Timur

324
0

FLORESPOST. co, Borong – Tim Surveyor Akreditasi Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) Kementerian Kesehatan RI mengunjungi Puskesmas Wukir, Kecamatan Elar Selatan, Kabupaten Manggarai Timur untuk melakukan survey akreditasi FKTP, Rabu (31/7/2019)

Regina Malon pejabat Dinas Kesehatan Kabupaten Manggarai Timur dalam sambutannya saat acara pembukaan kegiatan survey Akreditasi FKTP mengatakan, salah satu sasaran pembangunan kesehatan Indonesia adalah meningkatkan akses dan mutu pelayanan kesehatan dasar dan rujukan terutama di daerah terpencil, tertinggal dan perbatasan.

Program Indonesia sehat dari Pemerintah kata Dia, telah menetapkan arah kebijakan nasional melalui Penguatan terhadap pelayan kesehatan dengan meningkatkan akses terhadap sarana prasarana.

“Untuk kecamatan Elar selatan terhdap akses sudah ada 4 puskesmas induk yaitu Wukir, Lempang Paji, Mamba dan Runus. Terhadap sumber daya kesehatan ada 3 Puskesmas di Elar Selatan mendapat tenaga nusantara sehat dan terhadap peningkatan program mutu melalui akreditasi FKTP yang saat ini di lakukan survei dari Kemenkes RI,” kata Regina Malon.

Dikatakannya, terkait jumlah puskesmas yang sudah registrasi ke Kemenkes RI di Manggarai Timur, Regina malon menambahkan dari 29 Puskesmas di Kabupaten Manggarai Timur terdapat 25 Puskesmas yang sudah masuk registrasi di Kementrian RI.

“Ada 4 Puskesmas pembangunan baru 2018 yaitu puskesmas Peot, Puskesmas Lenang, puskesmas Kisol, puskesmas Runus. Dalam proses Registrasi
dari 25 Puskesmas yang sudah registrasi ada 10 yang sudah mendapat akreditasi diantaranya akreditasi utama puskesmas Borong dan puskesmas Mano,” tambahnya.

Sementara itu tambah dia, terdapat akreditasi Madya puskesmas Elar, puskesmas Benteng Jawa dan puskesmas Lawir, akreditasi Dasar puskesmas Sita, puskesmas Waelengga, puskesmas Mukun, puskesmas Watu Nggong, puskesmas pota.

Dirinya mengharapkan dari 12 puskemas yang belum terakreditasi agar dapat mendapatkan survei penilaian akreditasi, sehingga kata dia pada akhir tahun 2020, semua puskesmas semuannya terakreditasi.

“Akreditasi bukan merupakan tujuan akhir dari pelayana mutu, melainkan alat ukur sejauh mana pelayanan bermutu itu telah di terapkan di masing-masing puskesmas, sehingga dapat meningkatkan mutu dan kinerja puskesmas yang berkesinmambung melalui manajemen mutu, UKP, UKM dan manajemen resiko atau keselamatan pasien,” katanya.

Dengan demikian lanjutnya, standart pelayanan minimal/SPM bidang kesehatan Kabupaten Manggarai Timur sebagai salah satu Indikator kinerja pemerintah daerah dapat tercapai guna terwujudnya masyarakat manggarai Timur yang Sejahtera, Berdaya dan Berbudaya (seber).

Secara Terpisah Camat Elar Selatan Saat di temui media ini menyampaikan bahwa dirinya mendukung penuh adanya akreditasi tersebut.

“Dengan adanya akreditasi ini maka pelayanan kesehatan bisa lebih dekat dengan masyarakat Elar Selatan. Karena akreditasi puskesmas bukan hanya milik puskesmas Wukir saja melainkan milik masyarakat Elar Selatan secara keseluruhan,” katanya.

Turut hadir dalam kegiatan ini adalah tim pendamping survei Dinas kesehatan Kabupaten Manggarai Timur Bartolomeus Hermopan, Dionisius Rahno, Maria Dihung Kenari. Hadir juga Camat Elar Selatan Stephanus Lamar, peserta Para Kepala Desa, tokoh adat, tokoh masyarakat, dan tokoh agama.

Laporan : Acong Harson
Editor : Tarwan Stanis

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here