Beranda Kampusiana Gelar Pelantikan Pengurus, AMA Jakarta pertahankan Eksistensi

Gelar Pelantikan Pengurus, AMA Jakarta pertahankan Eksistensi

116
0
Tampak anggota AMA Jakarta saat sedang foto Bersama. (Foto/AMA)

FLORESPOST.co, Jakarta – Angkatan Muda Adonara ( AMA ) Jakarta untuk sekian kalinya menyelengarakan pendemosioneran pengurus dan pelantikan pengurus bertempat di Aula Margasiswa 1 PMKRI, Sabtu (3/07/19 ).

Hendrikus Hali selaku salah satu pendiri AMA Jakarta mengatakan, momentum berharga yang dilalui AMA Jakarta ini merupakan perjuangan besar yang telah dilalui sejak beberapa tahun silam oleh para pendiri, anggota dan simpatisan yang peduli terhadap keberadaan organisasi yang berasaskan kekeluargaan ini.

Sementara itu, Ketua Demosioner Kemon Bathan mensyukuri atas berjalannya masa kepengurusan setahun yang dipenuhi dinamika organisasi. Besar harapan Ketua dan Pengurus yang baru mampu melanjutkan estafet kepengurusan ke arah yang lebih baik.

Hal yang sama juga diungkapkan Eris Kabelen ketua terpilih. Eris mengapresiasi berjalannya roda kepengurusan setahun silam.

“Semoga kami mampu melanjutkan perjuangan ini dengan dukungan dari semua masyarakat diaspora Adonara, Flores Timur se Jabodetabek,” kata Dia.

Ketua panitia Sakinah menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan kegiatan ini, Dirinya berharap AMA Jakarta terus tumbuh dan berkembang di tengah badai zaman.

Pelantikan dan Pendemosioneran pengurus diawali dengan diskusi bertema Flores Timur dari Masa Ke Masa yang menghadirkan narasumber Wakil Bupati Flores Timur Agustinus Payong Boli, Anggota DPR RI Ahmad Yohan, Anton Doni Dihen mewakili sesepuh AMA Jakarta, Praktisi Hukum Tardy Mbalembout dan Viktor Narek Koda selaku mantan ketua.

Moderator Diskusi Ignatius pati Ola juga merupakan mantan ketua yang saat ini menjabat sebagai ketua PMKRI Jakarta Pusat memandu diskusi ini dengan aawal yang menarik.

“Di forum ini hadir Tokoh Muda Potensial dari Flores Timur yang hari ini bisa duduk bersama untuk membicarakan kepentingan Flores Timur dalam jangka waktu yang panjang,” kata Ignatius pati Ola.

Mantan Ketua Viktor narek koda mengaskan bahwa orang muda harus sadar dan peduli akan perubahan dan kemajuan daerah. Orang Muda harap dia harus tetap semangat dalam spirit Gelekat dalam kondisi apapun dan tentu tetap menjadi alat kontrol pembangunan daerah.

Sementara itu, Agustinus Payong Boli dalam materinya memaparkan secara garis besar perkembangan pembangunan di masa pemerintahan saat ini yaitu berfokus pada Infrastruktur yang meliputi daerah prioritas yaitu di tanjung bunga dan Adonara Barat.

“Air Ile boleng sedang kita perjuangkan saat ini walaupun banyak konflik yang berkembang. Saya pastikan sebelum hari kemerdekaan 17 Agustus nanti sudah peletakan batu pertama,” tegas Agus Boli.

Ia menambahkan, ada juga peningkatan hasil laut dan perawatan ekosistem laut melalui pelarangan pengeboman ikan dan penyediaan fasilitas.

“Fokus kami yang utama adalah Pendidikan dan Kesehatan yang perlu untuk kita dukung bersama,” kata Agus Boli.

Sementara itu, Tardy Mbalembout mengapresiasi AMA Jakarta yang tetap eksis dan mengadakan diskusi yang berbicara tentang perkembangan di Flores Timur.

“Sebagai kader muda lewotanah kita harus mampu memberikan perubahan besar bagi kampung halaman kita,” tegas praktisi hukum ini.

Anggota DPR RI Ahmad Yohan yang merupakan satu – satunya Tokoh Muda Flores Timur juga Lamaholot yang dipercayakan menjadi wakil rakyat di senayan. Ahmad Yohan memaparkan ada 4 persoalan utama yang perlu menjadi fokus di NTT yaitu terkait vonis NTT menjadi provinsi termiskin di urutan ketiga.

“Pendidikan di NTT urutan 3 provinsi terbawah, Kesehatan urutan 3 provinsi terbawah dan yang paling krusial provinsi terkorup ketiga. Ini menjadi prioritas kita semua dalam membangun NTT ke arah yang lebih baik dalam segala bentuk transformasi,” urai Ahmad Yohan.

Flores Timur katanya, memiliki begitu banyak kekayaan alam, hasil laut nya harus bisa di buka akses ekspor dalam menunjang perekonomian lokal.

“Kita Flores Timur kaya secara Individu tapi sangat miskin secara kolektifitas, maka dari itu mari kita bahu membahu membangun Flores Timur dengan mambuka prinsip kolektifitas. Semana Santa harus dijadikan icon dunia dengan tata kelolah yang didukung fasilitas dan akses yang memadai,” kata nya

Dalam pendemosioneran pengurus dan pelantikan pengurus AMA Jakarta, hadir juga organisasi daerah KEMADABAJA (Lembata), Filosof ( Solor), PMMJ (Maumere).

Laporan : Stanis
Editor : Frans Ramli

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here