Beranda Unique Flores Adat dan Seni Budaya SMPK St. Stanislaus Borong Raih Juara Pertama Lomba Seni Siswa Nasional

SMPK St. Stanislaus Borong Raih Juara Pertama Lomba Seni Siswa Nasional

527
0
Salah seorang perserta lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) dengan mata lomba Pop Singer, tingkat Kabupaten Manggarai Timur (Matim), saat tampil membawakan lagunya. (Foto/Acong Harson)

FLORESPOST.co, Borong – Kresensia Kerin Runggat peserta pop singer dari sekolah Menengah Pertama Katolik (SMPK) Santo Stanislaus Borong, akhirnya meraih juara pertama dalam lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) dengan mata lomba Pop Singer, tingkat Kabupaten Manggarai Timur (Matim).

Dalam malam puncak lomba pop singer antar pelajar ini, Kresensia berhasil mengungguli Kresensia K. Kabut finalis asal SMPN 6 Pocoronaka yang menempati juara dua dan Maria Virginia Bapul SMPN 1 Borong yang meraih juara tiga.

Kepala sekolah SMPK St .Stanislaus Borong Antonius Mali kepada media ini mengatakan bahwa, SPMK St. Stanislaus sudah kedua kali mengikuti ajang perlombaan tersebut, dan sudah kedua kalinya juga mendapatkan piala dari perlombaan pop singer yang digelar ini.

Sedangkan untuk piala kejuaraan yang ketiga kalinya diikutsertakan dalam perlombaan ini, Antonius Mali mengatakan akan diterima di puncak 17 Agustus 2019 nanti.

“Ini yang ketiga kalinya sudah kita dapatkan piala dari lomba pop singer. kreatifitas ini akan terus di kembangkan selanjutnya, agar karakter serta kemampuan siswa dapat teruji di depan publik” katanya.

Kepala Dinas (Kadis) PK Matim, Basilius Teto dalam keterangan tertulisnya yang diterima Florespost mengatakan, dunia pendidikan, kesenian memiliki posisi strategis sebagai wahana bagi peserta didik untuk mengekspresikan diri.

Menurutnya pendidikan seni dan budaya dapat menunjang pengembangan karakter peserta didik baik secara organis, neuromuskuler, intelektual, emosional, sosial, juga meningkatnya daya cipta, rasa dan karya.

“Muaranya pada upaya peningkatan mutu pendidikan khususnya di bidang seni dan penguatan pendidikan karakter,” ujar kadis Basilius.

Dia menjelaskan, dalam dalam agenda prioritas pembangunan 8 (Nawa Cita 8) revolusi mental yang didengungkan, yakni revolusi karakter bangsa melalui pendidikan yang berpijak pada pembangunan manusia berkarakter kuat, berpikir maju, berpandangan modern dan berperilaku baik.

Maka tambah dia, sebagai upaya untuk merespon itu, Dinas PK Matim menyelenggarakan Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) dengan mata lomba Pop Singer.

“Kegiatan ini tidak berorientasi pada kompetisi, tetapi nilai yang ditanamkan itu adalah pengalaman belajar, pegembangan sikap, kepribadian dan yang penting mewujudkan tujuan pendidikan nasional,” ucapnya.

Dirinya berharap, melalui kegiatan itu dapat meningkatkan layanan pendidikan khususnya jenjang sekolah menengah pertama serta mampu meningkatkan mutu sumber daya manusia Indonesia.

Sementara itu, kepala seksi (Kasi) Peserta Didik dan Pembangunan Karakter Bidang SMP Dinas PK Matim, Bruno Ismail, mengatakan kegiatan Pop Singer itu hanya diikuti pelajar SMP dari 5 kecamatan yang ada di Manggarai Timur. Lima kecamatan itu yakni, Kecamatan Poco Ranaka Timur, Poco Ranaka, Ranamese, Borong dan Kota Komba.

” Kita sudah informasikan ke setiap sekolah di 9 kecamatan, untuk membuat kegiatan ini secara berjenjang. Tetapi banyak yang tidak lakukan. Saat ini yang ikut terlibat hanya dari 5 kecamatan yaitu kecamatan Borong, Kota Komba, Rana Mese, Pocoranaka dan Pocoranaka Timur,” kata Bruno saat di wawancar media Florespost.co, Kamis (8/8/19) malam di lokasi kegiatan.

Ia menambahkan bahwa kegiatan ini rutin setiap tahun yang dimulai sejak 2017 lalu. Namun, selama dua tahun kata Dia, pelajar yang terlibat hanya dari 2 kecamatan yakni Kota Komba dan Borong.

“Kita berharap semoga ke depan semuanya bisa terlibat ini dalam upaya pengembangan kreatifitas siswa,” harapnya.

Penulis : Acong Harson
Editor : Tarwan Stanis

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here