Beranda Florata News Tiga Komcab Pemuda Katolik di Manggarai Laksanakan Mapenta

Tiga Komcab Pemuda Katolik di Manggarai Laksanakan Mapenta

684 views
0
Komcab Pemuda Katolik Manggarai Raya saat foto bersama. (Foto/Yuga)

FLORESPOST.co, Ruteng – Tiga (3) Komisariat Cabang (Komcab) Pemuda Katolik Manggarai Raya melaksanakan Masa Penerimaan Anggota (Mapenta) dan Musyawarah Komisariat Cabang (Muskomcab). Kegiatan ini berlangsung pada tanggal 10 hingga 12 Agustus 2019, yang berlangsung di Balai Latihan Kerja (BLK) Dalo, Kecamatan Ruteng, Kabupaten Manggarai.

Ketiga Pemuda Katolik Komisariat Cabang (Komcab) tersebut adalah, Komcab Manggarai Timur, Komcab Manggarai dan Komcab Manggarai Barat.

Berdasarkan Surat Keputusan (SK) Komisariat Daerah (Komda) Pemuda Katolik Nusa Tenggara Timur No: 028/SK/KOMDA NTT/VII/2019, tanggal 25 Juli 2019, tentang Pelaksanaan Anggota (MAPENTA) Pemuda Katolik untuk Komcab Kabupaten Manggarai Barat, Kabupaten Manggarai dan Kabupaten Maanggarai Timur.

SK Komisariat Daerah (Komda) Pemuda Katolik Nusa Tenggara Timur No: 029/SK/KOMDA NTT/VII/2019, tanggal 25 Juli 2019 Tentang Pelaksanaan Musyawarah Komisariat Cabang (Muskomcab) Pemuda Katolik untuk Komcab Kabupaten Manggarai Barat, Kabupaten Manggarai dan Kabupaten Maanggarai Timur.

Jumlah peserta Mapenta dan Muskomcab sebanyak 30 orang, dengan perincian, Manggarai Barat sebanyak 8 orang, Manggarai sebanyak 15 orang dan Manggarai Timur sebanyak 7 orang.

Dalam pelaksanaan Mapenta ini dihadiri juga oleh Pemuda Katolik Komda NTT, Arnoldus Yansen da Gomez, Ketua Caretaker Komda Pemuda Katolik NTT, Yuvensius Tukung Sebagai Pengurus Caretaker Komda Pemuda Katolik NTT (Wakil Sekjend Bidang Politik Pengurus Pusat Pemuda Katolik).

Adapun rekomendasi hasil Muskomcab Pemuda Katolik Manggarai Barat, Manggarai dan Manggarai Timur adalah sebagai berikut ;

Sektor Pembanguan Ekonomi

Merekomendasikan pemerintah mulai dari pemerintahan tingkat pusat, pemerintahan provinsi Nusa Tenggara Timur, pemerintahan kabupaten Manggarai Barat, pemerintahan kabupaten Manggarai, pemerintahan Kabupaten Manggarai Timur dan pemerintahan desa di tiga Manggarai/Manggarai Raya untuk secara nyata dan serius menangani pembangunan ekonomi yaitu:

1. Pembangunan ekonomi di bidang koperasi, usaha kecil dan menengah (UKM) yang menyasar kaum muda/usia produktif melalui pelatihan-pelatihan ketrampilan teknis maupun pelatihan kewirausahaaan yang diikuti bantuan/skema kredit murah atau kredit usaha rakyat.

2. Khususnya Pembangunan ekonomi di bidang pertanian, lebih khusus lagi di bidang holtikultura harus mendapatkan perhatian serius baik kuantitaas maupun kualitas, khususnya dalam rangka mengantisipasi tuntutan permintaan pasar kepariwisataan yang kompetetif.

3. Pembangunan ekonomi sebagaimana yang dimaksud pada point 1 dan 2 di atas diharapkan melibatkan generasi muda, yang pola pelaksanaannya melalui pendampingan yang ketat dan berkelanjutan.

4. Untuk hasil perkebunan seperti kopi, cokelat, vanili dan lain-lain, pemerintah harus secara massif melakukan upaya penanganan pasca panen yang serius agar harga komoditas tersebut tidak mengalami fluktuatif akibat kualitas yang tidak sesuai dengan tuntutan pasar.

5. Perlu ada pembinaan dan sekaligus proteksi terhadap BUMDes yang bergerak di bidang holtikulura dan komoditas perkebunan agar mampu bersaing untuk kepentingan pasar yang kompetetif.

Bidang Sosial

1. Mendorong pemerintah dan berbagai stakeholder untuk membuka peluang kreativitas orang muda di tiga wilayah yaitu Manggarai Barat, Manggarai dan Manggarai Timur dalam berbagai sector kehidupan demi menggurangi angka pengangguran, kegelisahan hidup yang berdampak pada mengurangnya kecendrungan bunuh diri dan patologi social lainnya pada kalangan orang muda.

2. Mendorong pemerintah dan berbagai pihak untuk membangun kehidupan kemasyarakatan yang inklusif, peka terhadap kelompok rentan; kaum disabilitas dan marginal.

Bidang Kebudayaan dan Pariwisasata

1. Bahwa yang dimaksud dengan budaya Manggarai adalah budaya yang berlaku umum, yang secara turun temurun pada wilayah dengan batas Wae Mokel Awo’n-Selat Sape Sale’n dengan karakeristik local.

2. Menuntut berbagai komponen seperti lembaga pemerintah, lembaga agama, institusi pendidikan dan institusi social lainnya di wilayah tiga kabupaten yaitu Manggarai Barat, Manggarai dan Manggarai Timur agar satu paham dan satu langkah dalam memahami dan mengimplementasikan budaya Manggarai.

Penulis : Yuga Yuliana
Editor : Tarwan Stanis

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here