Beranda Florata News Warga Menulis Berkas Beralaskan Tanah di Halaman Kantor Dispenduk Capil Matim

Warga Menulis Berkas Beralaskan Tanah di Halaman Kantor Dispenduk Capil Matim

300 views
0
Tampak salah seorang warga saat menulis berkasnya dengan beralaskan tanah di depan halaman kantor Dispenduk Capil Manggarai Timur. (Foto/Acong Harson)

FLORESPOST.co, Borong – Dinas kependudukan dan catatan Sipil (Dukcapil) kabupaten Manggarai Timur selalu jadi sorotan publik, karena pelayanannya dinilai kurang memuaskan oleh kalangan masyarakat baik lewat media sosial maupun media masa.

Saat Florespost.co, menandatangi kantor Dukcapil Manggarai Timur, tampak sebagian warga sibuk mengurus serta menulis berkas mereka beralaskan tanah.

Selain itu juga, warga mengeluhkan sering terjadinya keterlambatan pengambilan Kartu Keluarga (KK), Akta Kelahiran, KTP dan berkas lainnya.

Menjawabi persoalan ini, kepala dinas dan Catatan Sipil Kabupaten Manggarai Timur Robertus Bonafantura, saat dikonfirmasi langsung media ini di ruangannya, Rabu (14/8/2019) mengatakan, siap menerima kritikan dari masyarakat.

“Satu hal yang perlu diketahui, bahwa persoalan penting adalah anggaran yang terbatas. Saya berterima kasih kepada masyarakat maupun media yang selama ini selalu memberikan kritikan dan saran. Kami juga meminta maaf jika pelayanan kami kadang tidak memuaskan namun kami tetap memberikan pelayanan yang baik sesuai SOP,” Katanya.

Kendala selama ini yang perlu diketahui jelas Menurut Robertus, adalah keterbatasan anggaran untuk memenuhi kebutuhan itu.

” Ruang tunggu dibelakang itu kan apa adanya saja seperti yang kita lihat, kursi, meja maupun ruang tunggu yang layak seperti yang dikeritik publik di Matim selama ini. Kami terbatas di anggaran. Kami sudah pernah mengusulkan itu namun sering di cut saat rapat penetapan anggaran di DPR begitu juga perangkat yang saat ini kami pakai itu perangkat dari tahun 2009 semua,” ungkapnya.

Dirinya mengharapka kerja sama dari semua pihak untuk memperioritaskan anggaran tahun ini, untuk menjawabi semua kebutuhan. Walaupun terdapat kekurangan, Dirinya mengakui tetap menggunakan Standart Operasional Pelayanan (SOP).

“Kami menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas ketidaknyamanan selama datang ke kantor Dukcapil ini,” ujarnya.

Perangkat yang digunakan jelas Robertus, adalah perangkat tahun 2009. Ia juga mengakui jika sering terjadinya gangguan juga disebabkan oleh masalah listrik.

“Kadang kalau listrik mati bisa gangguan total,” katanya.

Jadi Prioritas Peningkatan Pelayanan

Terkait keterbasan anggaran di kantor Dukcapil, Sekretaris Daerah (Sekda) kabupaten Manggarai Timur Boni Hasudungan Siregar saat di konfirmasi via WhatsApp oleh media ini mengatakan, soal anggaran belum bisa dipastikan, karena sangat tergantung dari kesediaan anggaran pada APBD Perubahan 2019.

“Belum bisa dipastikan kemungkinan besar tidak ada penambahan Dana Perimbangan untuk dari pada APBN P 2019,” katanya.

“Untuk Dinas Catatan Sipil menjadi salah satu Prioritas peningkatan pelayanan. Apalagi di dalam RPJMD Manggarai Timur Tahun 2019-2024 memasukan indeks kepuasan masyarakat dalam Indiktator Kinerja Utama (IKU),” katanya.

Sehingga lanjut Boni Hasudungan Siregar, beberapa Organisasi Perangkat Daerah yang berhubungan langsung pelayanannya kepada masyarakat, seperti pada Dinas Catatan Sipil akan tetap meningkatkan fasilitas dan mutu pelayanannya.

Penulis : Acong Harson
Editor : Stanis

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here