Beranda Florata News CITIZEN REPORTER: Mahasiswa KKN Buat Sarana CTPS Untuk Masyarakat Nantal

CITIZEN REPORTER: Mahasiswa KKN Buat Sarana CTPS Untuk Masyarakat Nantal

54
0
Salah seorang warga saat mencuci tangan dengan didampingi mahasiswa KKN dari UKI St. Paulus Ruteng. (Foto/Dok. Mahasiswa).

FLORESPOST.co, Ruteng – Kelurahan Nantal merupakan sebuah kelurahan di Kecamatan Kuwus yang menjadi tempat pelaksanaan program KKN bagi mahasiswa-mahasiswi FKIP UKI Santu Paulus Ruteng tingkat 4.

Program KKN ini dilaksanakan selama sebulan yaitu dimulai sejak tanggal 24 Juli 2019 dan akan berakhir pada tanggal 21 Agustus 2019.

Sebagai sebuah program yang bertujuan untuk mengembangkan potensi diri dalam bentuk pengabdian kepada masyarakat, moment KKN ini dimanfaatkan dengan baik oleh mahasiwa-mahasiswi yang berKKN di Kelurahan Nantal.

Dalam rangka menyukseskan sebuah program dari pemerintah dalam bidang kebersihan dan kesehatan yaitu program STBM (Sanitasi Total Berbasis Masyarakat), mahasiswa-mahasiswi KKN berinisiatif membuat sebuah sarana sederhana dengan biaya yang sangat sedikit, namun dapat bermanfaat besar bagi masyarakat kelurahan Nantal yaitu membuat dan kemudian mensosialisasikan sarana tersebut di RT- RT yang berada di Kelurahan Nantal.

Sarana tersebut merupakan sarana Cuci Tangan Pakai Sabun atau disingkat dengan CTPS. CTPS merupakan salah satu pilar dari program STBM (Sanitasi Total Berbasis Masyarakat), dalam hal ini sarana CTPS dibuat dari sebuah cergen bekasyang terdapat di rumah-rumah masyarakat Kelurahan Nantal dan sebuah kran air yang dibeli di toko.

Pertama kali membuat sarana CTPS membuat kelompok mahasiswa KKN ini merasa tertantang sekaligus bingung cara membuat sarana ini, hal ini diungkapkapkan oleh Femi selaku KORKEL atau Koordinator Kelurahan. Oleh karena itu, sebelum membuat sarana CTPS mereka melakukan pertemuan internal kelompok KKN terlebih dahulu guna memikirkan bahan-bahan yang diperlukan dan cara pembuatan sarana CTPS ini, setelah melakukan pertemuan, mereka memutuskan untuk mulai membuat sarana CTPS ini dari jam 00:08 Wita pagi, berkat kerjasama dan tekat mereka untuk turut menyukseskan program ini, maka tepat pada sore pukul 15:30 Wita, mereka selesai membuat sarana CTPS dari Jerigen bekas ini sebanyak 4 buah, Rabu (31/8/2019).

Setelah sarana CTPS selesai dibuat, kelompok mahasiswa KKN ini berkoordinasi dengan para ketua RT untuk menghadirkan semua masyarakat dalam satu rumah guna mensosialisasikan dan mengajak seluruh masyarakat Kelurahan Nantal untuk lebih menyadari dan peduli terhadap kesehatan melalui cara membiasakan mencuci tangan sebelum makan dan sesudah melakukan buang air kecil dan buang air besar ataupun aktivitas lain yang membuat tangan kotor.

Kegiatan sosialisasi yang dilakukan oleh kelompok mahasiswa berjalan baik dan disambut dengan antusias oleh masyarakat. Dalam sosialisasi, salah seorang kelompok KKN menjelaskan bahwa sarana CTPS ini merupakan sarana sederhana yang dibuat dari barang bekas dan tidak memerlukan biaya yang mahal, dengan modal jerigen bekas dan keran air, maka sarana CTPS sudah bisa dibuat dan digunakan, tidak hanya itu, mahasiswa tersebut juga menjelaskan tempat yang tepat untuk meletakan sarana CTPS tersebut yaitu di tempat yang mudah dijangkau dan di tempat yang sesuai dengan manfaat, kebutuhan, dan peruntukkannya, misalnya di depan WC.

Tidak berhenti pada kegiatan sosialisasi saja, kelompok mahasiswa ini juga mendemonstrasikan cara pembuatan dan cara penggunaan sarana CTPS ini, para mahasiswa dengan rendah hati, meminta kesediaan masyarakat untuk segera membuat sarana CTPS ini dan pengadaan sarana CTPS ini akan diperiksa oleh kelompok mahasiswa mulai pada tanggal 2 Agustus hingga tanggal 10 Agustus, Kamis (1/8/2019). Sarana CTPS yang dibuat oleh kelompok mahasiswa diterima dengan baik oleh masyarakat.

’’Ini adalah hal baru di kelurahan kami, kalau untuk program STBM sudah sejak 2 tahun yang lalu kami dengar dan kami tahu, tapi untuk pembuatan sarana CTPS ini kami belum pernah buat, dengan kehadiran adik-adik kami merasa mendapat hal baru, terima kasih,” ucap Sius selaku ketua RT setempat.(*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here