Beranda Florata News PMM Desak Pemda Manggarai Realisasikan UU Pengelolaan Sampah

PMM Desak Pemda Manggarai Realisasikan UU Pengelolaan Sampah

57
0
Pergerakan Mahasiswa Manggarai (PMM) saat melakuakn aksi damai. (Foto/Yuga/Yuliana)

FLORESPOST.co, Ruteng – Pergerakan Mahasiswa Manggarai (PMM) mendesak agar pemerintah kabupaten Manggarai untuk merealisasikan Undang – Undang no 18 tahun 2008 tentang pengelolaan Sampah.

Desakan tersebut disampaikan mereka dalam aksi damai dengan pemerintah kecamatan Reok, Kabupaten Manggarai, di Lingkungan Tengko Romot, Kelurahan Mata Air, Kecamatan Reok, Kabupaten Manggarai, hari ini, Jumat ( 16/8/2019).

Dalam aksi ini, mereka mendesak agar pemerintah Kecamatan untuk menentukan Tempat Pengelolaan Sampah (TPS) dan mendesak pemerintah Kecamatan untuk melakukan evalusi untuk memindahkan sampah yang saat ini berada di Kampung Nanga Banda, Kelurahan Baru.

Menurut mereka, pemilihan lokasi pengeloaan sampah harus mengikuti persyaratan hukum dan ketentuan perundang-undangan mengenai pengelolaan lingkungan hidup, analisis mengenai dampak lingkungan (AMDAL), ketertiban umum, kebersihan kota atau lingkungan, peraturan daerah tentang pengelolaan sampah dan perencanaan dan tata ruang kota serta peraturan-peraturan pelaksanaannya yang bertujuan untuk mengurangi dampak terhadap kesehatan, lingkungan, atau estetika.

Keberadaan Lokasi Tempat Pengelolaan sampah saat ini, menurut PMM tidak memenuhi kriteria yang ada.

Menanggapi desakan yang diajukan oleh PMM, Camat Reok, Kanisius Tonga menyampaikan pemerintah kecamatan sudah melakukan kordinasi dengan pihak dinas lingkungan hidup di Ruteng.

“Pada bulan September 2018, Camat Reo yang didampingi oleh Lurah Wangkung dan Staf Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Manggarai telah meninjau lokasi pengelolaan sampah yang bertempat di Kampung Pandang Gaya, Kelurahan Wangkung, Kecamatan Reok dengan luas tempat pengelolan sampah sekitar 2 Ha,” Jelas kanisius.

Lebih lanjut Ia menjelaskan, pada bulan Januari 2019, Dinas PUPR Kabupaten Manggarai telah melakukan peninjauan ulang lokasi yang telah diusulkan oleh Camat Reo untuk dijadikan tempat pengelolaan sampah.

“Dalam Kajian tersebut Dinas PUPR menyatakan tempat yang diajukan tidak layak dikarenakan tidak sesuai dengan tata ruang kota,” jelasnya.

Menanggapi adanya desakan itu, Kanisius berjanji akan melakukan evaluasi dengan unsur terkait dan akan secepatnya menyelesaikan persoalan tersebut.

Penulis : Yuga Yuliana
Editor : Tarwan Stanis

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here