Beranda Kampusiana Mahasiswa FKIP UKI St Paulus Ruteng Kibarkan Bendera di Puncak Bukit Cinta...

Mahasiswa FKIP UKI St Paulus Ruteng Kibarkan Bendera di Puncak Bukit Cinta Golowelu

189
0
Mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) dari Universitas Katolik Indonesia Santo Paulus Ruteng, Kabupaten Manggarai, saat melakuakn upacara bendera di bukit Cinta Golowelu. (Foto/Dokpri)

FLORESPOST.co, Ruteng – Mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) dari Universitas Katolik Indonesia Santo Paulus Ruteng, Kabupaten Manggarai, melakukan pengibaran bendera merah putih di bukit Cinta Golowelu, Kelurahan Nantal, Kecamatan Kuwu, Kabupaten Manggarai Barat, Sabtu (17/8/2019).

Pengibaran bendera ini, diikuti sebanyak 13 mahasiswa yang sedang melalui kesempatan Kuliah kerja Nyata (KKN) di Desa tersebut.

Maria Vigivena, Wakil Koordinator mahasiswa KKN di kelurahan Nantal mengatakan, perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang ke – 74 tahun, merupakan moment bersejarah yang dinantikan oleh seluruh rakyat Indonesia.

Sebab kata Dia, segala perjuangan para pejuang di masa lalu telah mengantar rakyat Indonesia ke gerbang kemerdekaan. Oleh karena itu lanjutnya sebagai ungkapan syukur dan doa, yang didorong oleh rasa cinta kepada pahlawan pejuang kemerdekan serta demi menumbuhkan rasa cinta kepada ibu Pertiwi maka dilakukannya upacara pengibaran bendera merah putih di Puncak Bukit Cinta Golo Welu.

“Perjuangan kami dan beberapa anggota masyarakat hingga sampai ke bukit untuk mengibarkan bendera merah putih, tidak seluar biasa perjuangan para pahlawan menghadirkan kemerdekaan untuk NKRI ini,” kata Vigivena.

Dirinya menambahkan, perjalanan mereka menuju ke bukit dengan menyusuri hutan dan menembus dinginnya pagi, dengan jarak tempuh sekitar kurang lebih 2 kilometer dari pemukiman warga.

“Tetapi inilah salah satu cara kami untuk membuktikan cinta dan semangat nasionalisme kami sebagai genarasi muda kepada Bangsa dan Negara,” kata Vigi yang merupakan pencetus gagasan tersebut, dan dibenarkan oleh rekan-rekannya.

Terkait makna tema HUT RI Ke 74 “SDM Unggul Indonesia Maju,” Vigi berpendapat bahwa, tema ini dipilih dengan harapan agar kerja pemerintahan lebih fokus pada pemberdayaan dan pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM).

SDM yang unggul dapat membuat Indonesia maju dan dapat berdaya saing dengan Negara lain di era teknologi yang semakin pesat.

Tema ini juga kata Dia, membangkitkan rasa nasionalisme dari para mahasiswa FKIP UKI Santu Paulus Ruteng yang ber KKN di Kelurahan Nantal, untuk merayakan moment bersejarah ini, dengan baik bersama masyarakat.

Ucapkan Dirgahayu HUT RI di Atas Puncak Bukit

Selain melakukan seremonial upacara pengibaran bendera di bukit, kelompok mahasiswa ini juga mengucapkan dirgahayu kemerdekaan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke 74 dari atas bukit.

Melalui kegiatan ini, para mahasiswa berharap agar hal ini menjadi agenda rutin tahunan pada perayaan hari ulang tahun NKRI. Sebab tujuan dari kegiatan ini menurut mereka adalah agar para generasi muda dapat menumbuhkan rasa cinta mereka terhadap tanah air.

“Hal ini juga bertujuan untuk menumbuhkan rasa persahabatan dan persaudaraan diantara mahasiswa, melalui cara bekerja sama dan sama-sama bekerja dalam mengisi kemerdekaan agar dapat menjadi pribadi yang unggul demi Indonesia yang maju,” jelas Maria Vigivena, Wakil Koordinator mahasiswa KKN di kelurahan Nantal.

Setelah selesai pengibaran Bendera Merah Putih di Puncak Bukit Cinta Golo Welu tersebut, para mahasiswa ini juga mengikuti upacara pengibaran Bendera Merah Putih tingkat kecamatn Kuwus, Kabupaten Manggarai barat, yang dilakasanakan di Golo Welu.

Sekilas tentang Sebutan Bukit Cinta Golo Welu

Bukit ini memiliki keindahan tersendiri saat mentari terbit (Sunrise) dan terbenam (sunset). Selain itu tempat ini juga kerap dijadikan sebagai lokasi prewedding, mengabdikan momen bagi para pemuda dan pemudi.

Semua penat, saat mendaki bukit ini akan terbayar oleh keindahan panorama alam pegunungan yang sejuk dan hijau serta suguhan keelokan sunrise di ufuk timur dan Sunset di ujung Barat.

Penulis: Vigivena Mutu/ Feliks Hatam/FP
Editor : Tarwan Stanis

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here