Beranda Florata News Soal Bendera Merah Putih Dikibarkan Terbalik Oleh Warga, Ini Kata Wabup Flotim

Soal Bendera Merah Putih Dikibarkan Terbalik Oleh Warga, Ini Kata Wabup Flotim

146
0
Wakil bupati Flores Timur Agustinus Payong Boli saat mengibarkan kembali bendera merah putih yang terbalik dikibarkan oleh warga setempat. (Foto/facebook)

FLORESPOST. co, Larantuka – Insiden terbaliknya warna bendera yang dikibarkan dengan posisi terbalik oleh salah seorang warga Desa Bugalima, Kecamatan Adonara Barat belum lama ini, dan kehadiran wakil bupati Flores Timur Agustinus Payong Boli menyelamati situasi saat itu banyak diapresiasi warga net Flores Timur (Flotim).

Wakil Bupati Flores Timur, Agustinus Payong Boli kepada Florespost, Rabu (21/8/2019), menyampaikan upaya untuk menyelamatkan bendera yang dipasang posisi terbalik merupakan hal yang biasa saja, bukan hal yang luar biasa.

Hal itu dilakukan Agus Boli, karena bendera merah putih merupakan simbol Negara Kesatuan Republik Indonesia, yang dahulu kala ungkapnya, diperjuangkan oleh para pendiri bangsa ini dengan mengorbankan seluruh harta benda, tenaga, darah dan air mata bahkan nyawa.

“Karena itu sebagai warga negara yang baik perlu menghargai simbol negara. Disisi lain Ia mau memberikan nilai kepada generasi muda, bahwa jika melihat sesuatu yang tidak beres seperti posisi bendera yang terbalik harus segera diperbaiki, apalagi hal ini berhubungan dengan wibawa bangsa dan negara ini,” kata Agus Boli.

Menurutnya, jika hal itu tidak lakukannya sekalipun, tetapi hal itu sudah dilihat banyak orang. Maka lanjutnya, bisa saja adanya pemikiran dari anak-anak akan pengibaran bendera merah putih sama dengan bendera partai politik atau bendera Ormas, yang bisa dipasang begitu saja.

“Padahal bendera ini berbeda dengan bendera lain di Indonesia. Justeru dengan bendera merah putih itulah yang menyatukan seluruh bangsa Indonesia ini,” ujar Wabup Agus Boli.

Pemilik Bendera Meminta Maaf 

Bendera yang dipasang terbalik disalah satu rumah warga yang letaknya dipinggir jalan negara lintas Tanah Merah-Waiwadan, Kecamatan Adonara Barat dilihat oleh banyak orang itu, mendadak viral ke media sosial.

Melihat itu, Wabup Agus Boli sendiri turun dari mobil yang Ia tumpangi untuk memperbaiki posisi letak warna bendera tersebut dan mengibarkannya kembali. Sebelum dikibarkan Agus Boli memberikan penghormatan.

Kepala desa, Bhabinkamtibmas dan pemilik bendera foto bersama di Rumah Jabatan Wakil Bupati. (Foto/Isrimewa)

Peristiwa itu dialami Wabup Agus Boli, saat dirinya melintas dengan kendaraan diwilayah itu, pada kunjungan kerjanya ke salah satu desa di wilayah Adonara, tanpa sengaja melihat posisi bendera yang dikibarkan dengan posisi warna merah berada di bawah dari warna putih.

Atas peristiwa itu, kepala desa, Bhabinkamtibmas mendampingi pemilik bendera untuk menemui Wakil Bupati Flores Timur Agustinus Payong Boli di Larantuka untuk melakukan permintaan maaf.

Menurut Pemilik bendera, yang menaikan bendera itu adalah anaknya yang masih duduk dibangku Sekolah Dasar.

“Saya gembira karena mereka memahami niat baik saya, karena itu saya berpesan kedepan haruslah memperhatikan secara baik sebelum bendera itu dinaikan. Itu adalah cara yang sederhana untuk menjunjung tinggi harkat dan martabat bangsa dan negara kita Indonesia,” katanya Agus Boli.

Penulis : Tarwan Stanis
Editor : Frans Ramli

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here