Beranda Headline Seorang Karyawan CV. Persada Tewas Tenggelam di Wae Pesi

Seorang Karyawan CV. Persada Tewas Tenggelam di Wae Pesi

230
0
Ilustrasi Tenggelam. [Foto/Istimewa].

FLORESPOST.co, Ruteng – Sungai Wae Pesi di Kecamatan Reok, Kabupaten Manggarai, NTT, kembali memakan korban.

Kali ini, seorang pria asal Desa Ngkiong Dora, Kabupaten Manggarai Timur, tewas tenggelam pada Jumat (30/8/2019), sekitar pukul 13.00 Wita.

Korban yang diketahui bernama Serdianus Antus (17) yang sehari-hari bekerja sebagai Karyawan CV Persada yang beralamat di Wae Pesi, Desa Bajak, Kecamatan Reok, menemui ajalnya setelah tenggelam di Wae Pesi.

Kepada media ini, saksi mata Fransiskus Orsila Rino (18) meriwayakan kejadian itu, sekitar pukul 12.00 Wita, usai makan siang, Selestinus mengajak diirinya (saksi), Jek dan korban untuk mandi di sungai Wae Pesi yang jaraknya sekitar 150 meter dari tempat kerja mereka.

Sesampainya di tepi sungai, korban dan beberapa temanya menaiki sampan yang ada tepi sungai. Selang 10 menit usai menaiki sampan, korban kemudian berenang dari pinggir sungai bagian utara menuju bagian selatan. Belum sampai tujuan atau tepatnya di tengah sungai, korban sudah tenggelam.

Melihat kejadian itu, Selestinus dan Jek berusaha membantu dengan berenang ke tempat tenggelamnya korban. Namun usaha mereka sia-sia. Bahkan Selestinus sampai tidak sadarkan diri karena kelelahan.

Menurut saksi, saat Selestinus pingsan, dirinya (saksi) yang tidak ikut berenang langsung berlari menuju bascame untuk meminta bantuan. Beberapa orang karyawan CV. Persada kemudian membantu Selestinus. Karyawan lain dan warga sekitar pun turut berusaha mencari korban tenggelam. Korban baru ditemukan sekitar pukul 13.45 Wita.

Kapolsek Reo Ipda Alvian Hidayat yang dibantu 5 orang anggotaya telah melakukan pengumpulan bahan dan keterangan (Pulbaket) di TKP dan melakukan pengawalan jenazah menuju Puskesmas Reo.

Hasil Visum et Repertum yang dilakukan dokter di Puskesmas Reo menyebutkan, mulut korban terbuka sebagian dengan lidah tergigit dan terdapat makanan di dalam mulut. Pada kedua kaki tidak ditemukan luka serta tidak ada tanda – tanda kekerasan pada tubuh korban.

Penulis : Adi Nembok
Editor : Tarwan Stanis

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here