Beranda Headline Sedih, Dagangan dan Peralatan Masak Ibu Ini Digasak Maling

Sedih, Dagangan dan Peralatan Masak Ibu Ini Digasak Maling

169 views
0
Korban pencurian saat sedang memberikan kerangannya kepada Wartawan. [Foto/Adi Nembok]

FLORESPOST.co, Ruteng – Nasib sial menimpa Sri (48). Dua malam berturut-turut stand dagangannya di Lapangan Motang Rua Ruteng, Kabupaten Manggarai, NTT, dimasuki maling.

Kepada media ini, Selasa (3/9/2019) pagi, ibu rumah tangga asal Labuan Bajo, Manggarai Barat ini menuturkan bahwa pada minggu malam, (1/9/2019), stand daganganya yang terletak di bagian timur lapangan Motang Rua dimasuki maling. Seluruh barang dagangannya berupa minuman dan makanan ringan, gorengan serta beberapa dagangan lainnya ludes diambil pencuri.

“Malam pertama semua jualan. Ada ice coffee dan gorengan mereka ambil semua itu, tiada sisa. Minuman itu milik orang juga yang dititip ke saya,” kata Ibu Sri dengan linangan air mata.

Pencurian di minggu malam itu, kembali terulang pada senin malam (2/9/2019). Kali ini, pencuri yang diyakini lebih dari satu orang tersebut mengambil semua peralatan memasak milik wanita asal Bima Nusa Tenggara Barat tersebut. Dua buah kompor minyak tanah, tiga wajan, dua dandang raib dari tempatnya, yang tersisa hanya meja dan terpal.

“Saya tidak tahu persis berapa kerugian seluruhnya. Dulu saya beli satu buah kompor dengan harga Rp 300.000. Tidak tahu harga sekarang,” kata Sri.

Menurut Sri, kasus pencurian di standnya terjadi saat ia dan keluarga meninggalkan tempat dagangannya.

“Kami memang tidak nginap di situ (Stand-red). Kami ada kontrak kamar di dekat pasar situ Pak. Stand kami tidak ada yang jaga,” ujar Sri meyakini Wartawan Florespost.co dilokasi.

Sri mengaku tidak melaporkan masalah ke polisi. Sebab akan memperpanjang masa tinggalnya di Ruteng.

“Suami bilang tidak usah lapor polisi. Karena kalau nanti polisi yang urus maka kami akan tinggal lama lagi di sini dan perlu biaya hidup. Uang untuk makan saja kami sudah tidak ada lagi. Makanya kami mau pulang saja ke Labuan Bajo,” katanya.

Sri mengaku kalau dia dan kelurga bukan kali pertama ikut pameran pembangunan di Ruteng.

“Setiap ada pameran pembangunan di Ruteng kami selalu ikut. Pameran yang sudah-sudah tidak ada pencurian begini. Aman-aman saja,” tutup Sri.

Penulis : Adi Nembok
Editor : Tarwan Stanis

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here