Beranda Florata News Dinkes Matim Gelar Mini Lokakarya  Lintas Sektor

Dinkes Matim Gelar Mini Lokakarya  Lintas Sektor

227 views
0
Acara Mini Lokakarya oleh Dinkes Kabupaten Manggarai Timur. [Foto/Acong Harson].

FLORESPOST.co, Borong – Dinas kesehatan Manggarai Timur kembali menggelar mini lokakarya lintas sektor, di Puskesmas Tilir, Desa Benteng Riwu Kecamatan Borong, Rabu (4/9/2019).

Hadir dalam kegiatan ini Kepala Dinas kesehatan Manggarai Timur, Camat Borong, para kepala desa, tokoh masyarakat, tokoh agama, pihak keamanan dari Polsek Borong dan para petugas kesehatan UPTD Puskesmas Tilir.

Kepala dinas kesehatan Manggarai Timur Dokter Surip Tintin dalam materinya mengatakan bahwa, kegiatan lintas sektor ini memiliki banyak manfat sehingga semua pihak diminta turut berperan menurunkan angka stunting serta menurunkan kasus kematian ibu dan bayi dengan caranya masing-masing.

Tolok ukur kesejahteraan masyarakat lanjut Surip, dinilai dari tiga standar yaitu ekonomi pendidikan dan kesehatan.

“Kalau tidak mampu menurunkan angka kematian ibu dan bayi berarti ini juga sebagai tolak ukur keberhasilan para pekerja politik. Kalau tidak mampu menurunkan angka kematian ibu dan bayi berarti tidak mampu mensejahterakan masyarakat,” kata Dokter Tintin.

Masing masing sektor kata Dia, turut berperan sehinggga output yang dihasilkan juga jelas.

Oleh karena itu dikatakannya, Kementerian Kesehatan selalu menyeruhkan pola hidup sehat seperti, berhenti merokok, lakukan aktivitas fisik paling kurang 15 menit dan juga gemar makan sayur .

“Saya diperintakan membuka acara atau kegiatan kesehatan untuk pasarkan ini, penderita TBC penderita hipertensi harus diobati, ibu hamil harus periksa kehamilan minimal 4 kali dalam kehamilan, setiap kali makan bapak ibu tolong perhatikan piring masin-masing, paling tidak sepertiga piring kita sayur sepertiga isi lauk dan buah dan sepertiganya nasi dan lauk,” tambahnya.

Untuk TBC Ia meminta agar masyarakat mengecek dahaknya apabila ada tanda-tanda batuk lebih dari dua minggu. Manggarai Timur tambah Dokter Titin, akan mendapatkan alat yang mampu mendeteksi kuman sekecil apapun dan nantinya ditempatkan di Borong.

Masalah stunting juga kata Dia, bukan masalah pendek tetapi juga otak yang tidak berkembang.

“Ini yang kita takutkan. Upaya kita juga adalah mencegah stunting dan kita berusaha supaya jangan muncul. Solusinya adalah jaga kesehatan. Kita dari Dinas Kesehatan akan memberikan tablet tambah darah pada remaja putri. Setiap hari satu butir saat menstruasi dan dua tablet tambah darah seminggu sekali,” tutupnya.

Penulis : Acong Harson
Editor : Tarwan Stanis

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here