Beranda Florata News Kelurahan Waso Bangun Drainase dari Dana Kelurahan

Kelurahan Waso Bangun Drainase dari Dana Kelurahan

210 views
0

FLORESPOST.co, Ruteng Dana Kelurahan yang bersumber dari Dana Alokasi Umum (DAU) tambahan tahun 2019 tahap 1 sudah cair. Sejumlah kelurahan di Kecamatan Langke Rembong, Kabupaten Manggarai, NTT, memanfaatkan dana tersebut untuk membangun berbagai fasilitas umum.

Di Kelurahan Waso khusunya di RT O10/ RW 03 misalnya, memanfaatkan dana ini untuk membangun drainase sepanjang 335 meter yang dikerjakan oleh Organisasi Masyarakat Setempat (OMS) Bantang Cama Mandiri.

Ketua OMS Bantang Cama Mandiri Kelurahan Waso, Karolus Rudianto menyampaikan apresiasi atas bantuan pemerintah melalui Dana Kelurahan tersebut.

“Kami menyampaikan ucapan terima kasih kepada pemerintah pusat, pemerintah kabupaten dan pemerintah kecamatan atas digelontorkannya dana kelurahan tahap pertama ini. Hal ini menunjukkan bahwa pemerintah sudah menjawab kerinduan kami selama ini,” kata Rudy, Rabu (11/9/2019) di Waso, sesaat sebelum peletakkan batu pertama pembangunan drainase.

Camat Langke Rembong, Petrus C. Masangkat dalam kesempatan yang sama menjelaskan bahwa, dana kelurahan yang digelontorkan untuk 20 kelurahan di Kecamatan Langke Rembong sebesar Rp 7.680.000.000 (Tujuh Miliar Enam Ratus Delapan Puluh Juta) yang dimanfaatkan untuk beberapa kegiatan sesuai kebutuhan di masing-masing kelurahan.

“Dari dana ini dibagikan ke beberapa kegiatan sesuai kebutuhan yang dipadukan dengan aturan-aturan yang diturunkan dari pemerintah pusat. Anggaran untuk setiap kelurahan juga berbeda-beda berdasarkan kebutuhannya,” jelas Camat Petrus.

Menurut dia,setiap tahun pertumbuhan penduduk di Kecamatan Langke Rembong cukup tinggi. Seiring dengan pertumbuhan penduduk tersebut maka dibutuhkan sarana prasarana pembangunan.

“Contoh salah satunya pembangunan drainase.Ini baruu menjawab salah satu soal. Walau pemerintah mengeluarkan dana besar untuk pembangunan jalan raya kalau tidak ada drainase maka jalan yang dibangun pasti cepat rusak,” katanya.

Kalau ada perhatian dari pemerintah seperti pembangunan drainase ini, lanjut Camat Petrus,maka pemerintah juga mengharapkan peran serta masyarakat untuk memelihara dan menjaga sarana prasarana yang sudah dibangun tersebut sehingga bisa bertahan lama.

Senada dengan Camat Petrus, anggota DPRD Manggarai Dapil Langke Rembong, Rikard Madu juga meminta seluruh lapisan masyarakat agar mengawasi setiap pembanguan yang ada di wilayah masing-masing.

Menurut Ricard, dana kelurahan ini merupakan indikator untuk pembangunan pada tahun-tahun berikutnya. Karena itu perlu diawasi secara ketat agar pemanfaatan dana bisa berjalan sesuai yang diharapkan.

“Andaikan ini berjalan baik maka bukan tidak mungkin ada penambahan anggaran untuk program berikutnya. Karena itu saya minta teman-teman PPK untuk awasi dengan baik. Karena ini rawan, jangan gara-gara semen satu sak bisa berdampak hukum,” tandas Ricard.

Ketua RT O10 Thomas Mentot juga mengapresiasi proyek drainase yang masuk ke wilayahnya. Ia juga berkomitmen menjaga dengan baik proyek tersebut.

“Ini proyek drainase pertama di wilayah RT saya. Saya sangat senang sekali apalagi proyek ini melibatkan masyarakat di RT saya. Maka dari itu, ada tanggung jawab moril dari kami untuk menjaga proyek ini,” kata Thomas.

Kepala Kelurahan Waso Robert Radom juga menyambut gembira proyek drainase yang masuk di wilayah kelurahannya seraya berharap agar masyarakat yang terlibat dalam proyek ini benar – benar memperhatikan kualitasnya.

Penulis : Adi Nembok
Editor : Tarwan Stanis

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here