Beranda Unique Flores Adat dan Seni Budaya Leon Tenada Ramaikan Festival Lamaholot 2019

Leon Tenada Ramaikan Festival Lamaholot 2019

115 views
0
Aksi Leon Tenada oleh masyarakat Painapang. (Foto/TarwanFP)

FLORESPOST, co, Larantuka – Leon Tenada atau memanah tradisional oleh komunitas adat Lewolema turut meramaikan festival Seni budaya Lamaholot Flores Timur (Flotim) 2019, Kamis (12/9/2019).

Leon Tenada merupakan salah satu dari rangkaian kegiatan syukuran membangun rumah adat kampung (Korke).

Andreas Rape Ruron, salah satu tokoh adat dari desa Painapang kepada media ini mengatakan, sebelum proses Leo tenada dilakukan, orang tua Lewotanah dalam kesepakatan bersama menentukan salah satu anak suku untuk memasang objek (tenada) yang menjadi sasaran untuk memanah.

“Memanah disertai tarian dan lengking teriak (gilik) membakar semangat dengan iringan gendang ritmis dan bertempo cepat,” katanya

Dikatakannya, objek sasaran di gantung pada tiang yang tinggi dan para pemanah mengunjukkan keahliannya dalam membidik sasaran.

“Leon Tenada berhubungan dengan ketepatan, target, penguasaan diri, fokus, kegembiraan dan segala keunggulan para pria Lewolema.
sasaran,” jelasnya.

Atraksi Leon Tenada oleh komunutas adat Lewolema dalam festival tahun ini jelasnya, bertujuan mengikat kebersamaan, mempererat jalinan kerja sama antar desa dalam mempertahankan dan menumbuhkembangkan seni budaya yang ada di setiap Desa atau Lewo.

“Leo Tenada atau memanah sebagai salah satu bentuk ucapan syukur akan proses pembangunan korke atau rumah adat Lewo dan juga untuk menguji ketrampilan ataupun ketangkasan bagi anak-anak suku terutama laki-laki saat berburuh maupun di medan perang,” jelasnya.

Menurut tradisi yang hidup dan berkembang kata Dia, Tenada atau objek tersebut diibaratkan seorang musuh yang dimanifestasikan dalam sebuah kayu.

Kayu ataupun tenada yang dipasang sebagai objek dalam memanah ini, bukanlah kayu yang asal dipilih namun melalui proses permenungan dan sangat dirahasiakan serta ditaburi dengan mantra-mantra tertentu sebagai bentuk kekuatan.

Penulis : Tarwan Stanis
Editor : Frans Ramli

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here