Beranda Unique Flores Adat dan Seni Budaya BOPLBF Gelar Seminar Pengembangan Pariwisata di Kota Ruteng

BOPLBF Gelar Seminar Pengembangan Pariwisata di Kota Ruteng

111
0
Seminar Akselerasi Pengembangan Pariwisata Labuan Bajo Flores, di Hall Room Hotel Revayah Ruteng, Manggarai, Senin (30/9/2019). (Foto/Yuga Yuliana)

FLORESPOST.co, Ruteng – Badan Otorita Pariwisata Labuan Bajo – Flores (BOPLBF), menggelar seminar yang bertema Akselerasi Pengembangan Pariwisata Labuan Bajo Flores.

Seminar ini berlangsung di Hall Room Hotel Revayah Ruteng, Manggarai, Senin (30/9/2019).

Seminar ini juga dilaksanakan dalam rangka meningkatkan pembangunan pariwisata di Nusa Tenggara Timur, Khususnya di Kabupaten Manggarai.

“Destinasi pariwisata super prioritas ini diikuti dengan komitmen pemerintah pusat, yaitu dengan dibentuknya BOPLBF sebagai instrumen untuk memastikan eksistensi Labuan Bajo dan Flores sebagai destinasi super prioritas, maka ini menjadi tantangan tersendiri bagi BOPLBF untuk dapat bekerja secara optimal,” ungkap pelaksana harian direktur Badan Otoritas Pariwisata Labuan Bajo Flores, Frans Teguh.

Teguh menekankan pentingnya pembangunan infrastruktur, serta penguatan kapasitas SDM dalam upaya percepatan pembangunan pariwisata, khususnya Labuan Bajo Flores.

Kedua aspek ini, imbuh Teguh, baik infrastruktur serta penguatan kapasitas SDM, menjadi tantangan bagi BOPLBF yang tentu saja tidak dapat berjalan sendiri. Tetapi lanjutnya, butuh sinergitas dengan pemerintah daerah, para stakeholder pariwisata, serta masyarakat di seluruh wilayah koordinasi BOPLBF.

Dikatakannya seminar dan sarasehan yang dilaksanakan menjadi penting bagi pembangunan pariwisata di Labuan Bajo dan wilayah Flores. Menurutnya, pembangunan dan pengembangan pariwisata tidak hanya butuh waktu lima tahun.

Selain itu juga kata Teguh, butuh kesehatian serta sinergisitas dari para pemangku kepentingan untuk mewujudkan cita-cita pembangunan pariwisata di Labuan Bajo dan wilayah Flores.

Lebih lanjut disampaikannya, pertumbuhan pariwisata perlu didukung dengan infrastruktur dan SDM. Sebab, kedua sektor tersebut menjadi kebutuhan yang sangat mendasar bagi percepatan pembangunan kawasan pariwisata Labuan Bajo dan seluruh wilayah Flores.

“Memang pertumbuhannya harus didukung dengan infrastruktur. Ini yang sangat mendasar dan menjadi konsern pemerintah 5 tahun ke depan. Ada banyak isu, banyak agenda, banyak pekerjaan rumah), termasuk infrastruktur, SDM, promosi, bagaimana konektivitasnya itu harus terbangun dengan segala mata rantainya,” tegas teguh.

Sementara itu, Bupati Manggarai Kamelus Deno mengatakan, Manggarai memiliki banyak obyek wisata yang sudah mendunia. Namun lanjut Deno, tidak diimbangi dengan SDM masyarakat, pemerintah daerah dan pelaku pariwisata di Manggarai.

Deno mengakui jika Sumber Daya yang dimiliki pemerintah daerah untuk mendesain pengembangan pariwisata sangat minim dan lemah. Sehingga katanya, sangat penting penguat SDM untuk kemajuan sektor pariwisata di Manggarai.

Pada tempat yang sama Heri Nabit, Direktur Destinasi BOPLBF menyampaikan, kegiatan seminar dan sarasehan menjadi sarana untuk memfasilitasi aspirasi, masukan serta rekomendasi dari pemerintah daerah setempat serta para pemangku kepentingan di daerah-daerah yang menjadi wilayah koordinasi BOPLBF.

“Kegiatan ini merupakan bagian dari program BOPLBF untuk mendekatkan diri dan menyerap masukan dari segenap pemangku kepentingan berkaitan dengan pengembangan pariwisata di setiap kabupaten yang merupakan wilayah koordinasi BOPLBF,” jelasnya.

Peserta Seminar dan sarasehan dihadirkan dari OPD Kabupaten Manggarai, perwakilan dari OPD Manggarai Timur, tokoh masyarakat, dan pelaku pariwisata.

Penulis : Yuga Yuliana
Editor : Tarwan Stanis

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here