Beranda Ekobis Bupati Anton : Pasar Membantu Percepat Pertumbuhan Ekonomi Masyarakat

Bupati Anton : Pasar Membantu Percepat Pertumbuhan Ekonomi Masyarakat

132
0
Antonius Hubertus Gege Hadjon, Bupati Flores Timur. (Foto/Stanis Florespost)

FLORESPOST.co, Adonara – Salah satu aspek penting dalam upaya mendorong pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat adalah ketersediaan sarana dan prasarana publik yang memadai.

Pembangunan sarana dan prasarana memiliki peran yang sangat penting dalam mendukung aktivitas ekonomi, sosial, budaya, serta kesatuan dan persatuan bangsa terutama sebagai modal dasar dalam memfasilitasi interaksi dan komunikasi di antara kelompok masyarakat serta mengikat dan menghubungkan antar wilayah.

Demikian disampaikan Bupati Flores Timur (Flotim) Antonius Hubertus Gege Hadjon dalam sambutannya sebelum melakukan peletakan batu pertama pembangunan revitalisasi prototype Type D Pasar Rakyat Waiwadan,di desa Waiwadan, Kecamatan Adonara Barat, Senin (7/10/2019).

“Ketersediaan sarana dan prasarana pasar merupakan salah satu aspek penting dalam mewadahi pendistribusian barang dan jasa antara produsen dan konsumen,” kata Bupati Anton.

Dikatakannya, saat ini Pemerintah Kabupaten Flores Timar memiliki 14 buah pasar daerah, salah satu diantaranya adalah Pasar Rakyat Waiwadan yang merupakan salah satu pusat distribusi barang dan jasa antara masyarakat desa dan masyarakat Kota di pulau Adonara.

Anton Hadjon menambahkan, pasar Waiwadan adalah salah satu Pasar yang relatif ramai mengingat kondisinya yang juga startegis sebagai salah satu jalur distribusi barang dan jasa, maka pemerintah merevitalisasi Pasar Rakyat Waiwadan dengan membangun gedung yang permanen yang dilengkapi dengan Kios, lapak jualan, ruang pengelola pasar, ruang frezer, ruang mushola, ATM, rumah potong hewan, rumah sampah sementara serta tambahan sarana dan prasarana penunjang lainnya seiring dengan meningkatnya volume perdagangan.

Menjawabi kritikan dari masyarakat soal pembangunan pasar ini, Anton Hadjon dengan santai mengatakan, dari sudut pemerintah dilihat demi sebuah perbaikan. Keritik kata Anton Hadjon, adalah penting sebagai peringatan bagi pemerintah untuk lebih baik lagi agar semua dapat berjalan sesuai aturan dan mekanisme.

Bersumber dari Dana APBN

Pelaksana tugas Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Flores Timur Suprianus Ritan dalam sambutannya mengatakan, Pemerintah Kabupaten Flores Timur melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara pada Kementrian Perdagangan RI TA. 2019 mengucurkan dana DIPA-Tugas Pembantuan untuk dimanfaatkan dalam rangka membangun/merevitalisasi Pasar Rakyat Waiwadan.

Suprianus Ritan, Plt Kadis Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Flores Timur.  (Foto/Tarwan Stanis_Florespost)
Suprianus Ritan, Plt Kadis Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Flores Timur. (Foto/Tarwan Stanis_Florespost)

Anggaran biaya untuk pembangunan Pasar Rakyat Waiwadan sebut Sipri Ritan berasal dari APBN Dana Tugas Pembantuan Kementrian Perdagangan RI TA. 2019 scbesar Rp 4.000,000.000,- dan didukung dengan APBD II Kabupaten Flores Timur TA 2019.

“Adapaun anggaran APBN dimaksud terbagi menjadi: Anggaran pembangunan fisik pasar sesuai kontrak Nomor : Perdagind 05/TP/SP PSRWWD / IX/2019 tanggal 21 September 2019 sebesar Rp. 3.722.850.000,” jelasnya.

Pembangunan revitalisasi prototype Type D Pasar Rakyat Waiwadan tambah Sipri Ritan, sejalan dengan salah satu Nawa Cita Presiden RI yang dijabarkan melalui pembangunan 5.000 buah pasar rakyat di dalam Rencana Startegis Kementerian Perdagangan Periode 2015-2019.

Tujuan dilaksanakan pembangunan Pasar Rakyat Waiwadan lanjutnya, adalah sebagai wadah yang baik dan pantas untuk melakukan aktifitas perdagangan barang dan jasa antara produsen dan konsumen guna mendorong percepatan pertumbuhan ckonomi dan kesejahteraan masyarakat khususnya di sekitar Adonara Barat.

Laporan : Tarwan Stanis
Editor : Frans Ramli

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here