Beranda Unique Flores Adat dan Seni Budaya Ritual Belo Ahik, Puncak Kegiatan Renovasi Rumah Adat Ratulodong

Ritual Belo Ahik, Puncak Kegiatan Renovasi Rumah Adat Ratulodong

163
0

FLORESPOST.co, Larantuka – Ritual adat Belo Ahik dilaksanakan pada puncak kegiatan renovasi rumah adat desa Ratulodong, Kecamatan Tanjung Bunga, Kabupaten Flores Timur (Flotim), Rabu (9/10/2019).

Ritual ini dilaksanakan pada saat dilakukannya renovasi atau perombakan rumah adat. Usai dilakukan  renovasi maka ritual Belo Ahik baru dapat dilaksanakan ritualnya.

Ritual ini merupakan ungkapan rasa syukur kepada Tuhan Rera Wulan Tana Ekan, leluhur bahwa kegiatan renovasi telah terlaksana dengan lancar tanpa ada hambatan.

Selain ucapan syukur, hal ini juga merupakan wujud ungkapan suka cita kegembiraan dari warga masyarakat setempat. Bentuk ungkapan itu berupa pengorbanan hewan, babi dan kambing. Hewan – hewan ini dibawa oleh masing-masing suku setempat.

Proses Renovasi Atas Kesepakatan Bersama Orang Tua Lewo 

Pembagunan rumah adat desa Ratulodong, Kecamatan Tanjung Bunga, Kabupaten Flores Timur, dilaksanakan atas kesepakatan bersama antara orang tua lewo (tetua adat) desa setempat.

Renovasi dapat dilakukan dengan melihat kondisi bangunan rumah adat, jika sudah mulai rusak.

Orang tua adat (orang tua lewo) melalui perundingan bersama  tersebut, akan menetapkan waktu pelaksanan renovasi.

Andi Maran tokoh muda desa Ratulodong, kepada Florespost mengatakan, bahwa upacara Belo Ahik yang terjadi hari ini (9/10) merupakan ritual adat yang wajib dijalankan oleh masyarakat desa Ratulodong, karena telah terselesaikannya kegiatan pembangunan renovasi rumah adat (korke).

“Hari ini Ada 11 ekor hewan yang akan di potong. Hewan ini dibawah oleh suku-suku yang ada di desa Ratulodong. Hewan tersebut kemudian dimasak dan dibagikan kepada seluruh warga masyarakat terutama kepada anak-anak yatim dan para janda,” katanya.

Laporan : Tarwan Stanis
Editor : Frans Ramli

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here