Beranda Florata News Peserta MIP Hari Pertama di Ruteng Membeludak

Peserta MIP Hari Pertama di Ruteng Membeludak

73
0
Anak - Anak Tampak Antusias Mengikuti Program MIP

FLORESPOST.co, Ruteng – Hari pertama dilaksanakannya kegiatan Mulptiple Integensi Program (MIP), tampak para peserta membeludak penuhi aula Efata Ruteng, Sabtu (26/10/2019).

Penanggung Jawab Program MIP dari Yayasan Mariamoe Peduli, Mycelin Amelia, kepada media ini menghungkapkan kegembiraannya atas respon masyarakat akan kegiatan ini.

“Meskipun kami agak kurang hati, karena harus membatasi peserta yang datang langsung ke venue hari ini,” kata Mycelin Amelia.

Mycelin berjanji akan memgakomodir anak-anak yang belum terakomodir hari ini pertama pada gelombang berikutnya dalam tahun ini.

Mycelin menjelaskan peserta yang datang tidak hanya dari kabupaten Manggarai, ada juga lanjut Dia, peserta yang datang dari Manggarai Timur dan Manggarai Barat.

Secara umum jelas Mycelin, hari ini anak belajar tentang teknik memory photografi, senam mata, senam otak, dan mind mapping. Di hari pertama tambah Dia, 70 % anak-anak sudah memperlihatkan pencapaian yang luar biasa.

“Pada hari kedua besok (27/10), akan ada smart parenting untuk orang tua juga demonstrasi anak-anak yang sudah teraktivasi,” ungkapnya.

Ketika ditanya metode yang dipakai dalam training ini, Mycelin secara gamlang menjelaskan bahwa kuncinya, dipastikan anak berada dalam puncak kebahagiaan, maka otaknya akan maksimal berfungsi. Jadi lanjutnya, program ini tidak saja untuk peningkatan kognisi anak tapi juga afeksinya terbentuk dengan metode redesain konsep dan perilaku pada alam bawah sadar anak.

Terjadi Perkembangan Positif pada Anak

Edward Sige salah satu orang tua yang mengikutsertakan anaknya dalam program ini merasa bersyukur atas program tersebut.

“Lima tahun lalu, anak Saya pernah ikuti program yang sama di Denpasar Bali. Harganya 5 Juta rupiah. Saya melihat banyak perubahan pada anak saya, baik kemampuan akademisnya juga perubahan pada sikapnya. Ini sangat penting. Anak saya jauh lebih mandiri,” cerita Edward dalam memperjuangkan keikutsertaan anaknya didalam program ini.

Dikatakannya, anaknya sudah mengikuti program ini sejak 3 tahun lalu. Bukan hanya di Ruteng saja, Edward berjuang untuk program ini hingga sampai di Borong, Kabupaten Manggarai Timur.

“Puji Tuhan, perkembangan yang terjadi pada anak – anak Saya sejauh ini sangat positif. Kita bersyukur karena program yang mahal ini berada di Ruteng dengan harga yang sangat murah, berkat disubsidi sponsor. Terima kasih Yayasan Mariamoe Peduli,” pungkasnya.

Laporan : Yuga Yuliana
Editor : Tarwan Stanis

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here