Beranda Florata News DD Tahun 2020 Rp 176 M, Wabup Flotim : Prioritas untuk Pertanian...

DD Tahun 2020 Rp 176 M, Wabup Flotim : Prioritas untuk Pertanian dan Rumah Tidak Layak Huni

79
0
Wakil Bupati Flores Timur Agustinus Payong Boli. (Foto/Fp)

FLORESPOST.co, Larantuka – Pasca rapat koordinasi para Camat dan Kades Se – NTT bersama Gubernur NTT beberapa waktu lalu, Wakil Bupati Flores Timur Agustinus Payong Boli kembali menginstruksikan agar dana desa, juga kelurahan hendaknya di gunakan untuk membiayai Program kegiatan prioritas utama kebutuhan – kebutuhan pembangunan di desa/ kelurahan.

“Setelah rakor bersama para camat dan kades dengan pak Gubernur NTT, kita di Flores Timur tindaklanjuti dengan rapat terbatas di Hotel Romita. Saya telah instruksikan resmi kepada para camat, kades dan lurah agar dana desa/ kelurahan mulai tahun 2020 di arahkan untuk Pemberdayaan Petani (pekebun, nelayan dll), berupa belanja hibah alat-alat pertanian, ketinting dan alat tangkap ikan, bibit dan pupuk,” kata Wabup Agus Boli.

Hal ini Ini penting kata Agus Boli, karena mayoritas masyarakat desa adalah petani, yang kedua harapannya pembangunan rumah tidak layak huni satu tahun minimal 10 buah rumah.

Jika ini di bangun serius di tambah dengan intervensi dana Kabupaten kata Wabup, maka di perkirakan 4, 5 tahun ke depan Flores Timur tidak ada lagi rumah tidak layak huni.

“Ke tiga pemberdayaan Ekonomi masyarakat desa baik secara langsung maupun melalui BUMDes. Ke empat penanganan pendidikan Wajar diknas yang di wajibkan dan Bidang kesehatan khsusus penanganan Stunting. Kebutuhan lainnya di sesuaikan dengan keadaan desa/ kelurahan setempat,” jelas Wabup.

Dijelaskan Agus Boli, para camat di perintahkan untuk melakukan monitoring evaluasi perencanaan supaya meminimalisir celah korupsi dan mengarahkan pengelolaan dana desa/ kelurahan untuk dua target utama yakni “social oriented and Profit Oriented” untuk pencapaian Bonum Commune.

DIPA Flotim 2020 Rp 176 Miliar

Semua Kabupaten/kota se NTT dan lembaga Vertikal lainnya telah mengambil DIPA dana Transfer ke Daerah dan Dana Desa di Kantor Gubernur NTT tanggal 19 Nopember 2019 yang di serahkan langsung oleh Gubernur NTT Viktor Laiskodat.

Untuk Flores Timur DIPA 2020 yang di terima Wakil Bupati Agustinus Payong Boli,SH sebesar Rp.1.031.728.708 yang terdiri dari Dana Perimbangan sebesar 854.782.920 dan Dana Desa sebesar Rp.176.945.708.

Di Flores Timur tidak saja dana desa tapi juga ada dana kelurahan.

Dana Desa sebesar Rp.176.945.708 diperuntukan untuk 229 desa di Flores Timur, selain dana kelurahan yang di atur pada pos nomenklatur lainnya.

Kades Ugal – Ugalan, Dana Desa tidak Dicairkan

Jika ada desa yang pemerintahnya ugal – ugalan dan tidak serius mengurus dana desa, maka dana desa tidak usah di cairkan. Ini serius sebagai bentuk pengawasan Pemda terhadap pelaksaan dana desa/ kelurahan.

Demikian ditegaskan Wakil Bupati Flores Timur Agustinus Payong Boli.

“Jika para kades dan lurah bingung dalam pengelolanya, jangan malu – malu untuk berkonsultasi,” ungkapnya, kepada Florespost, Rabu (20/11/2019).

Wabup Agus Boli juga meminta agar para pendamping desa, tenaga ahli kabupaten, serius melakukan pendampingan secara kontinue dan sustainable agar pengelolaan dana desa kedepan jauh dari masalah hukum.

“Saya sendiri dalam tugas pokok sesuai UU no.23 tahun 2014 tentang pemda, membantu pa Bupati dalam tugas utama pengawasan dan pemberdayaan akan terus sidak ke desa-desa dan memastikan semua terlaksana baik dengan meminimalisir resiko masalah dan mendorong kuat dana desa/ kelurahan menjadi fasilitatorik dan dinamisator pencapaian kemajuan dan kesejateraan masyarakat desa/ kelurahan yang terukur dan terencana,” katanya.

Laporan: Tarwan Stanis
Editor: Frans Ramli

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here