Beranda Hukrim Florata Ini Alasan Polisi Hentikan Kasus Embung Wae Kebong di Cibal

Ini Alasan Polisi Hentikan Kasus Embung Wae Kebong di Cibal

411
0
LPPDM saat berdialog dengan Kabag Ops Polres Manggarai di Aula Mapolres.(Foto Adi Nembok)

FLORESPOST. co, Ruteng – Aparat Kepolisian Resor (Polres) Manggarai, Nusa Tenggara Timur, telah menerbitkan Surat Penghetian Penyidikan dan Penuntutan (SP3) atas kasus Pembangunan embung Wae Kebong di Kecamatan Cibal.

Polisi berasalan, SP3 yang diterbitkan tersebut karena Kontaktor pelaksana proyek kini dalam kondisi sakit.

“Kita kendala di waktu, karena dalam undang – undang tentang pencegahan kerusakan hutan, kita hanya diberi waktu selama 60 hari. Kita terkendala dengan Direktur PT. Sejahtera yang masih sakit stroke,” jelas Brigpol Fridus Pagu, anggota Satuan Reskrim dari Unit Tindak Pidana Tertentu (Tipiter) Polres Manggarai, Selasa (26/11/2019) di aula Mapolres Manggarai.

Fridus mengatakan itu, menjawab pertanyaaan Pimpinan LSM Lembaga Pengkaji Peneliti Demokrasi Manggarai (LPPDM) Marsel Nagus Ahang terkait dasar hukum di SP3 – kan kasus Embung Wae Kebong.

“Apa dasar hukum di SP3 – kan kasus Wae Kebong ini. Mohon penjelasannya, dan saya minta foto copy SP3 itu,” kata Marsel saat berdialog dengan Kabag Ops AKP Mateus di Aula Mapolres yang menghadirkan juga Brigpol Fridus Pagu dalam dialog tersebut.

Sementara AKP Mateus berjanji siap memfasilitasi pertemuan empat mata antara Marsel dengan Kapolres untuk membahas masalah ini.

“Kalaupun ada jawaban yang belum pas dari kita, nanti bisa bicarakan langsung dengan Kapolres kalau beliau sudah datang,” kata AKP Mateus.

Sebelumnya, LSM LPPDM menggelar aksi unjuk rasa di Mapolres Manggarai, menuntut agar polisi untuk mencabut SP3 kasus embung Wae Kebong.

Laporan : Adi Nembok
Editor: Tarwan Stanis

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here