Beranda Hukrim Florata LPPDM Desak Polisi Tetapkan Deno Kamelus Sebagai Tersangka

LPPDM Desak Polisi Tetapkan Deno Kamelus Sebagai Tersangka

2323
0
LPPDM saat berdialog dengan Kabag Ops Polres Manggarai di Aula Mapolres.(Foto Adi Nembok)

FLORESPOST.co, Ruteng – LSM Lembaga Pengkaji Peneliti Demokrasi Manggarai (LPPDM) mendesak aparat Kepolisian Resor Manggarai, NTT, agar menetapakan Bupati Manggarai Deno Kamelus sebagai tersangka dalam kasus Embung Wae Kebong.

Desakan LPPDM tersebut disampaikan saat menggelar aksi unjuk rasa di Mapolres Manggarai, Selasa (26/11/2019) pagi.

Pimpinan LSM LPPDM Marsel Ahang dalam orasinya mengatakan, embung Wae Kebong dari awal sudah bermasalah. Sebab menurut dia kementerian belum mengeluarkan ijin tetapi Bupati Manggarai sebagai pemohon telah memerintahkan kontraktor untuk melakukan pengerjaan fisik.

“Saya pimpinan LSM LPPDM mendesak Polres Manggarai agar segera tetapkan tersangka saudara Deno Kamelus. Karena dia adalah pemohon proyek embung Wae Kebong,” kata Marsel.

Marsel juga mengakui jika dirinya sudah menanyakan Dirjen Planalogi terkait ijin atau rekomendasi pembangunan embung Wae Kebong.

“Tiga bulan lalu saya bertemu Dirjen Planalogi di Jakarta untuk menanyakan tentang ijin atau rekomendasi pembangunan embung Wae Kebong. Jawaban Dirjen waktu itu, kalau Bupati Deno telah melakukan permohonan untuk meminta rekomendasi atau persetujuan ke KLH. Waktu itu kami (Planalogi) memberikan persyaratan dan rambu-rambu untuk disampaikan ke Kementerian Lingkungan Hidup,” jelas Marsel.

Tetapi sampai saat ini lanjut Marsel, Bupati Deno belum memenuhi persyaratan atau rambu-rambu itu.

“Sudah tahu ini melanggar pidana. Belum ada ijin dari KLH, langsung pemohon Bupati Manggarai menyuruh kontraktor untuk mengeksekusi proyek tersebut.Ini sudah pelanggaran pidana,” tandas Marsel.

Selain menetapkan Deno Kamelus sebagai tersangka, Marsel juga meminta polisi untuk menetapkab Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Pokja, kontraktor, mantan Kapolres Manggarai Marselis S.Karong dan mantan Kasat Reskrim Aldo Febrianto sebagai tersangka dalam kasus Wae Kebong ini.

“Kami minta Polres Manggarai pro aktif menyikapi kasus ini. Harus ditindaklanjuti,” pinta Marsel.

Sementara itu, Kabag Ops Polres Manggarai AKP Mateus saat menerima massa aksi itu menyampaikan, jika hal itu dinilai bermasalah, Ia mempersilakan massa aksi untuk membawa serta barang bukti dan kepada pihak yang berwajib.

Laporan : Adi Nembok
Editor : Tarwan Stanis

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here