Beranda Florata News Usai Dikejar TNI AL dan Tim Terpadu Flotim, Pelaku Bom Ikan Asal...

Usai Dikejar TNI AL dan Tim Terpadu Flotim, Pelaku Bom Ikan Asal Ende Berhasil Ditangkap

339
0
Danpos TNI AL Serka Muhammad Sangidun saat memberikan tembakan peringatkan lantaran para pelaku berusaha kabur dari pengejaran tim. (Foto/ Istimewa)

FLORESPOST.co, Larantuka – Tim Terpadu yang terdiri dari Posmat TNI AL Flores Timur (Flotim), Dinas Perikanan dan LSM WCS, berhasil menangkap 2 (dua) dari 6 (enam) nelayan terduga pelaku pengeboman ikan asal Kabupaten Ende, Propinsi Nusa Tenggara Timur.

Kedua terduga pelaku ini ditangkap setelah dilakukan pengejaran oleh tim terpadu, di perairan Ojandetun, Kecamatan Wulanggitang, Kabupaten Flotim, Jumat (29/11/2019).

Danpos TNI AL Serka Muhammad Sangidun kepada Florespost.co, Sabtu (30/11/2019) mengatakan, sebelum para pelaku ditangkap, terjadi aksi kejar – kejaran terhadap para pelaku yang pada saat itu menggunakan dua unit body jolor, dengan jarak kurang lebih 80 meter.

“Saya memberikan 3 kali tembakan peringatan ke udara, namun peringatan tidak di indahkan. Body jolor bermanufer ke arah pantai yang terjal. Mengingat kondisi bibir pantai penuh dengan batu karang sehinga Sea Raider tidak bisa mendarat ke tepi Pantai,” jelasnya.

Dikatakannya, enam orang yang berada di bodi jolor berusaha kabur dengan melompat ke laut meninggalkan body, berenang ke tepi pantai Pruda kemudian berlarian ke tebing pantai.

Para pelaku saat ditangkap oleh tim terpadu. (Foto/ Istimewa)

“Kemudian Saya memberikan tembakan peringatan ke udara, agar pelaku tidak melarikan diri ke tebing pantai Bruda dengan kemiringan 85°,” katanya.

Ia melanjutkan, sekitar pukul 13.30 Wita, Prajurit Posmat berhasil ke tepi pantai Pruda dengan bantuan nelayan setempat, sedangkan Sea Raider milik mereka kata Serka Igun, kembali ke laut dengan mengamankan 2 Body Jolor yang telah di tinggalkan oleh Pelaku.

“Kami melaksanakan pengejaran kepada pelaku yang mendaki ke atas tebing. Saat melaksanakan pengejaran dengan menyisir pantai Pruda, dan tebing, para pelaku masih terlihat bberlari dan berpencar ke tebing. Kemudian Saya memberikan tembakan ke udara sebanyak 4 kali agar pelaku tidak melarikan diri,” ungkapnya.

Sekitar pukul 13.50 Wita, Tim Prajurit Posmat berhasil mengamankan 2 dari 6 pelaku pengeboman yang bersembunyi di tebing pantai Pruda.

Tim Terpadu berhasil mengamankan dua serta mengamankan barang bukti berupa 1 unit bodi jolor warna kuning ukuran 2,5 GT, 1 unit bodi jolor warna putih ukuran 1GT, Ikan hasil pengeboman 2 books besar, botol kaca untuk merakit bom dan obat nyamuk sebagai alat pembakar detenator. Selanjutnya kedua pelaku dan barang bukti di bawa ke Dinas perikanan.

Untuk diketahui Patroli Gabungan dipimpin oleh Kepala Bidang Pengawasan Kelautan dan Perikanan Kabupaten Flotim Apolinardus Y.L Demoor.

Hingga berita ini diturunkan, para pelaku masih di amankan oleh PSDKP di TPI.

Laporan : Tarwan Stanis
Editor : Frans Ramli 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here