Beranda Headline Terduga Pelaku Penganiayaan Ayah Kandung di Manggarai Timur Ditangkap Polisi

Terduga Pelaku Penganiayaan Ayah Kandung di Manggarai Timur Ditangkap Polisi

878
0
Inilah kejadian anak kandung saat menganiaya ayah nya sendiri. (Foto/ Screen shot Vidio)

FLORESPOST.CO, Borong – Aparat Mapolsek Borong mengamankan dua pelaku dalam video penganiayaan seorang pria tua yang beredar di media sosial dan menjadi viral.

Dua pelaku penganiayaan, Herman Radig (33) dan Albinus Son (25), adalah anak kandung dari korban, Barnabas Ramat (63).

Setelah video penganiayaan beredar dan menjadi viral, kurang dari satu hari, anggota Piket Polsek Borong dipimpin oleh KSPKT III, BRIPKA Syahruddin bersama tiga anggota piket menuju lokasi penganiayaan.

Video penganiayaan tersebut terjadi pada tanggal 01 Jnuari 2020 di depan rumah korban di Kampung Wunis, Desa Ngampang Mas, Kecamatan Borong, Kabupaten Maggarai Timur.

Dari hasil pemeriksaan, video tersebut diunggah melalui akun youtube channel Kancis Wunis pada tanggal 03 Januari 2020.

Berdasarkan keterangan korban, kedua pelaku bersama warga sedang minum miras jenis sopi dan Bernabas menghapiri mereka untuk menanyakan langsung pada Herman Radig selaku anak sulung korban.

“Apakah mereka sedang menceritakan namanya?”, Herman Radig menjawab tidak menceritakan nama orangtuanya.

Peristiwa yang berujung penganiayaan ini berawal ketika korban mengamuk dan mengancam akan membuka celananya di depan umum jikalau anaknya (pelaku) menceritakan kejelekannya kepada warga yang ada di tempat tersebut.
Kedua pelaku emosi terhadap ulah korban (Orangtua mereka) yang mengancam bertelanjang dada di depan warga yang sedang berkumpul.

Hal ini memicu perdebatan antara korban dan pelaku yang berujung emosi dengan perkataan korban. Herman Radiq langsung mengejar korban dan melayangkan pukulan ke arah kepala dan wajah berulang kali. Setelah dipukul Herman Radig, datang dari arah belakang Albinus Son yang langsung mendorong korban ke luar badan jalan yang menyebangkan korban jatuh terguling. Kemudian warga datang untuk mengamankan kedua pelaku.

Akibat dari penganiayaan tersebut, korban mengalami sakit pada bagian kepala dan terkilir pada pergelangan tangan kanan.

Korban tidak ingin menyelesaikan masalah ini secara hukum, melainkan meminta aparat polisi untuk memberi pembinaan dan membuat pernyataan untuk tidak mengulangi perbuatannya guna memberi efek jera.

Laporan : Acong Harson / Chiza Maya
Editor : Tarwan Stanys

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here