Beranda Headline Lompat dari KM Bukit Siguntang, Pemuda Asal Lamahelan Belum Ditemukan

Lompat dari KM Bukit Siguntang, Pemuda Asal Lamahelan Belum Ditemukan

19477
0
Salah seorang Sar Maumere sedang menunggu bersandarnya KM Bukit Siguntang di Pelabuhan Maumere. (Foto/ Sili Tam)

FLORESPOST. CO, Larantuka – Oktovianus Igo Nimun (24) seorang penumpang Kapal Motor (KM) Bukit Siguntang tujuan Balikpapan – Lewoleba dilaporkan jatuh ke laut hingga saat ini belum ditemukan. Diduga korban melompat ke tengah laut dari deck enam (6) bagian kanan, Minggu (5/1/2020) sekitar pukul 10. 12 Wita.

Informasi yang diperoleh media ini melalui Humas Sar Makassar menyebutkan, Mahasiswa semester empat (4) ini berasal dari desa Helanlangowuyo RT. 008/RW 03, Kecamatan Ile Boleng – NTT.

Saat menerima laporan adanya aksi nekat penumpang melompat ke tengah laut, pihak KM Bukit Siguntang melalui Beni Abadi ( Mulaim – III Yr) langsung menekan tombol MOB dan melaporkan ke Nakhoda untuk merubah haluan kearah korban / ke kanan bersamaan dengan kejadian tersebut.

Regu darurat pun saat itu langsung menyiapkan regu sekoci nomor satu (1) untuk persiapan pertolongan.

Nakhoda mengambil tindakan cikar kanan ka arah posisi dimana korban melompat saat itu. Pencarian dilakukan dengan pengamatan visual dan teropong di lokasi kejadian.

Kondisi cuaca saat pencarian gelombang ±5 meter hujan lebat / laut be ufort force dan awan cumulus nimbun ( gelap).

Setelah melakukan pencarian selama 46 ( empat puluh enam ) menit, dengan melaksanakan olah gerak pencarian dengan berputar 3 ( tiga ) kali posisi yang di maksud akan tetapi tidak ada tanda – tanda korban ditemukan.

Inilah korban Oktavianus Igo Nimun. (Foto/Istimewa)

Berdasarkan berita acara Pelni yang dilansir Florespost, pada pada jam 11.01.00 Wita, nakhoda memutuskan untuk melanjutkan pelayaran menuju pelabuhan Maumere kondisi cuaca tersebut berawan ( cumulus nimbus ).

Keadaan laut sea moderate dengan tinggi gelombang +5 ( lima) meter, kekuatan angin 4 s/d 5 skala beufort.

Menurut orang tua korban Pius Ola Bahi (50) saat sebelum korban nekat melompat ke tengah laut, korban sering gelisah dan susah tidur semalaman.

Upaya Pencarian Korban oleh Basarnas Makassar 

Basarnas Makasar melalui Humas dan publikasi saat dihubungi media ini menjelaskan, Basarnas Makassar sudah melakukan Pemapelan ke Srop Makassar dan VTS Makassar agar kapal – kapal yang melintas di sekitar lokasi kejadian dapat memantau adanya korban.

Sementara aksi yang dilakukan Basarnas Makassar atas laporan itu adalah berkoordinasi dengan seluruh instansi terkait agar dapat memberikan bantuan apabila melihat tanda keberadaan korban.

Sementara itu Asmar kepala Siaga Sar Makassar Saat dihubungi Florespost menjelaskan, untuk sementara pihaknya sudah berkoordinasi melalui radio dan radio gram kirim ke masing – masing instansi yang berkewenangan.

“Jadi kami menanti informasi balik dari instansi yang telah kami kirimkan itu,” katanya.

Dugaan sementara melihat dari arah arus kata Asmar, arah korban mengarah ke Maumere. Pihaknya juga terus berupaya walaupun saat ini kondisi ombak cukup tinggi.

“Sar Maumere juga sudah siap disana. Dari hasil pengamatan melalui aplikasi kami namanya Sar Map, korban mengarah ke sana. Karena arus kencang sekali. Semoga saja dia (Korban) terdampar di pulau,” kata dia.

Pihaknya juga kata dia, sudah menginformasikan itu hingga ke koordinator Sar di Selayar untuk menginformasikan ke pulau-pulau jika pun ada temuan terhadap korban secepatnya hubungi Sar Makassar.

Laporan : Tarwan Stanis
Editor : Frans Ramli

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here