Beranda Florata News Jawabi Aduan Warga, Wabup Matim Perintahkan Inspektorat Periksa Kades Mokel

Jawabi Aduan Warga, Wabup Matim Perintahkan Inspektorat Periksa Kades Mokel

1230
0
Warga Desa Mokel saat beraudiens dengan wabup Matim. (Foto/Istimewa).

FLORESPOST. CO, Borong – Wakil Bupati Manggarai Timur (Matim) Drs. Jaghur Stefanus memerintahkan pihak inspektorat, DPMD dan aparat keamanan untuk memeriksa secara khusus kepala desa Mokel, Kecamatan Kota Komba atas sejumlah aduan warga terhadap pengerjaan proyek yang diduga bermasalah di desa tersebut.

Perintah wabup itu menyusul adanya laporan dari masyarakat atas anggaran dana desa tahun 2019 yang sampai saat ini menurut mereka belum direalisasi berkaitan dengan pengerjaan rabat beton di kampung Lemo.

“Saya minta pihak Inspektorat , DPMD dan aparat keamanan dalam waktu dekat turun ke lokasi untuk periksa proyek tersebut. Selain periksa proyek itu kita juga harus periksa kepala desanya secara khusus,” tegas Wabup.

Dirinya juga meminta kepada pihak keamanan untuk bersama-sama turun ke desa Mokel, karena katanya pada saat tim inspektorat melakukan pemeriksaan pengerjaan lapen Pedak – Podol, ada insiden intimidasi yang diduga dilakukan oleh aparat desa Mokel terhadap warga setempat.

Agar tidak terulang lagi insiden tersebut, Dirinya meminta pihak kemaaan untuk memeriksa proyek – proyek yang ada di desa itu. Masyarakat harap dia, untuk tetap bersabar.

Dikatakannya, rabat beton yang ada di kampung Lemo anggarannya tahun 2019 kemudian kata Dia, dikerjakan tahun 2020. Jika ada temuan lanjutnya pasti akan ditindak lanjut dengan tegas. Ia meminta warga untuk tetap bersabar.

Terpisah, Kadis DPMD Matim Drs. Yoseph Durahi membenarkan dalam waktu dekat pihaknya turun memeriksa proyek yang diduga bermasalah dan kades nya.

“Saya bercerita banyak dengan Pak kasat Polres Manggarai Timur terkait dengan desa. Kedepannya kita akan duduk bersama dengan pihak kepolisian untuk sama-sama membahas masalah dana desa,” ungkapnya

Dikatakannya, inspektorat sudah melakukan pemeriksaan tehadap kepala desa Mokel dan mengaudit khusus dana desanya, namun dirinya tidak mengetahui ada temuan atau tidak oleh Inspektorat.

Sehingga, jelasnya, jika tidak ada temuan, maka pihaknya dari PMD untuk siap membantu inspektorat Matim dengan memberikan dokumen untuk di audit. Sebab kata dia kuncinya ada di pihak perencanan.

Datangi Kantor Bupati Matim

Belasan masyarakat Kampung Lemo, Desa Mokel, Kecamatan Kota Komba, Matim, datangi Kantor Bupati Matim. Senin, (13/01/2020) kemarin.

Kedatangan mereka ke kantor Bupati Matim sebagai bentuk, aksi penolakan dan pengaduan anggaran dana desa tahun 2019 yang sampai saat ini belum direalisasi berkaitan dengan pengerjaan rabat beton di kampung Lemo.

Belasan masyarakat Kampung Lemo tiba di kantor Bupati Matim sekitar pukul 10.30 Wita mereka pun diterima oleh Wakil Bupati Matim Drs. Jaghur Stefanus, Kadis DPMD Matim, Drs. Yosep Durahi, mantan sekretaris Inspektorat Matim yang sama ini menjabat sebagai Kepala Dinas ketahanan Pangan Matim Tadeus Enggu, sekretaris Inspektorat Matim Paulus Pait, di ruang rapat Kantor Bupati Matim.

Dihadapan Wabub Matim Fansisus Jebarus selaku koordinator dari masyarakat itu, mulai menyampaikan satu per satu persoalan pembangunan rabat beton yang terjadi di kampung Lemo, mulai dari anggaran Dana Desa Mokel untuk program pengerjaan rabat beton kampung Lemo sebesar Rp76.300.000 dengan panjang jalan yang akan dikerjakan 90 meter yang belum direalisasikan sampai saat ini sampai pada persoalan penderopingan material pasir dan kerikil oleh pihak Kontraktor atas perintah kepala desa tanpa didahului sosialiasi sebelumnya.

Laporan: Acong Harson
Editor : Tarwan Stanis

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here